Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kenali 4 Jenis Ramen Jepang: Ini Perbedaan Shio, Shoyu, Miso, dan Tonkotsu yang Wajib Kamu Tahu!

Damianus Bram • Minggu, 31 Agustus 2025 | 01:43 WIB
Searah jarum jam: Ini adalah Shio Ramen, Shoyu Ramen, Miso Ramen, dan Tonkotsu Ramen.
Searah jarum jam: Ini adalah Shio Ramen, Shoyu Ramen, Miso Ramen, dan Tonkotsu Ramen.

SOLOBALAPAN.COM – Pernahkah kamu bingung memilih menu ramen di restoran Jepang?

Nama-nama seperti shio, shoyu, miso, dan tonkotsu terdengar asing bagi sebagian orang, padahal setiap jenis ramen ini memiliki rasa, karakteristik, dan sejarahnya sendiri.

Ramen, yang awalnya berasal dari Jepang, kini telah menjadi salah satu ikon kuliner dunia.

Meskipun terlihat sederhana, semangkuk ramen menyimpan keunikan pada kuahnya yang menjadi inti dari hidangan ini.

Berikut adalah empat jenis kuah ramen yang paling populer, yaitu shio, shoyu, miso, dan tonkotsu. Yuk, simak perbedaannya!

1. Shio Ramen – Ramen Klasik dengan Rasa Elegan

Shio ramen dikenal sebagai varian ramen tertua dan paling klasik. Kata "shio" dalam bahasa Jepang berarti garam, yang menjadi bumbu utama dalam kuah ini.

Kuah shio ramen terbuat dari campuran kaldu ringan berbahan dasar ayam, ikan, seafood, dan kombu.

Dikenal berasal dari Hakodate, Hokkaido, daerah yang terkenal dengan kekayaan lautannya, shio ramen menawarkan rasa yang sederhana namun segar.

Kuahnya tidak terlalu kuat, sehingga banyak orang menyebutnya sebagai ramen yang elegan.

Topping yang sering disajikan dengan shio ramen adalah chashu ayam, menma, daun bawang, dan narutomaki, yang menambah sentuhan estetika.

2. Shoyu Ramen – Ramen dengan Rasa Umami yang Seimbang

Shoyu ramen adalah ramen dengan kuah yang berbahan dasar kecap asin Jepang.

Shoyu memberikan warna cokelat bening pada kuah ramen dan rasa umami yang khas.

Varian ini pertama kali populer di Tokyo, menjadikannya salah satu jenis ramen klasik di Jepang.

Shoyu ramen menawarkan rasa yang seimbang, tidak terlalu ringan, namun tidak seberat tonkotsu atau miso.

Kuah shoyu terbuat dari kombinasi kaldu ayam atau babi yang dicampur dengan kecap asin, memberikan kedalaman rasa.

Topping yang sering digunakan meliputi chashu, telur setengah matang, nori, dan menma.

Karena rasanya yang seimbang, shoyu ramen sering dianggap sebagai pilihan terbaik untuk yang baru pertama kali mencoba ramen Jepang.

3. Miso Ramen – Kuah Kental yang Hangatkan Tubuh

Miso ramen pertama kali diciptakan di Sapporo, Hokkaido pada tahun 1960-an sebagai solusi untuk cuaca dingin yang ekstrem.

Miso sendiri adalah pasta fermentasi kedelai yang dicampur dengan beras, garam, dan jamur kōji, menghasilkan rasa gurih, manis, dan sedikit asam.

Ketika miso dimasukkan ke dalam kuah ramen, terciptalah kuah yang kental, keruh, dan penuh dengan rasa umami.

Kuah miso sering menggunakan kaldu ayam, babi, atau tonkotsu yang kaya kolagen.

Topping khas dari miso ramen adalah jagung manis, mentega, taoge, bawang goreng, hingga daging cincang.

4. Tonkotsu Ramen – Kuah Creamy dengan Rasa Umami yang Kuat

Tonkotsu ramen berasal dari Kurume, Fukuoka, dan menggunakan tulang babi sebagai bahan utama.

Proses pembuatan kuah tonkotsu melibatkan perebusan tulang babi, terutama bagian kaki, selama 6-12 jam.

Proses panjang ini mengeluarkan kolagen dan lemak, menghasilkan kuah putih keruh yang kental dan creamy.

Topping tonkotsu ramen umumnya mencakup chashu babi, jamur kikurage, bawang putih cincang, jahe merah, hingga minyak bawang hitam atau mayu.

Semua elemen ini berpadu menciptakan rasa umami yang intens, menjadikan tonkotsu pilihan utama bagi pecinta ramen dengan selera yang kuat. (mg4/dam)

Editor : Damianus Bram
#Shio Ramen #ramen jepang #Shoyu Ramen #Tonkotsu Ramen #Miso Ramen