SOLOBALAPAN.COM – Taman Balekambang menjadi salah satu ikon wisata favorit warga Solo sekaligus ruang hijau bersejarah yang tetap terjaga hingga kini.
Terletak di Jalan Balekambang No.1, Manahan, Surakarta, taman seluas 10 hektare ini sudah ada sejak tahun 1921, dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII sebagai hadiah untuk kedua putrinya.
Hadir dengan nuansa sejuk dan rindang di tengah kota, Taman Balekambang selalu ramai dipadati pengunjung, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Suasananya cocok untuk bersantai, piknik keluarga, hingga sekadar melepas penat.
Renovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Solo membuat taman ini tampil lebih segar, ramah, dan nyaman untuk dinikmati wisatawan.
Tak heran, kini Balekambang semakin populer sebagai destinasi wisata murah meriah di jantung Kota Bengawan.
“Kalau liburan ke luar kota tentu butuh biaya lebih. Tapi di sini kami bisa berlibur sederhana, murah, sekaligus menyenangkan,” kata Rahma, salah seorang pengunjung, kepada SoloBalapan.com.
Ramai dengan Kegiatan Seni dan Budaya
Selain menjadi tempat rekreasi, Taman Balekambang juga kerap digunakan sebagai lokasi pertunjukan seni dan budaya, mulai dari tari tradisional, konser musik, hingga festival komunitas.
Hal ini membuat taman ini bukan hanya sekadar tempat hiburan, tetapi juga ruang edukasi yang memperkuat identitas Solo sebagai kota budaya.
Akses Mudah di Tengah Kota
Lokasinya yang strategis di pusat kota membuat Taman Balekambang mudah dijangkau dari berbagai arah.
Tiket masuk yang murah juga menjadi alasan utama mengapa taman ini sangat digemari masyarakat.
Tak hanya sebagai ruang terbuka hijau, Taman Balekambang kini menjelma menjadi ikon wisata yang memadukan sejarah, budaya, dan rekreasi keluarga.
Dengan segala daya tariknya, taman ini menjadi pilihan tepat bagi siapa pun yang ingin menikmati suasana santai di tengah hiruk pikuk kota. (mg5/dam)
Editor : Damianus Bram