Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Heboh! Sempat Viral Karena Lomba Mancing dengan Hadiah Rp6 Juta, Begini Kondisi Telaga Pakujoyo di Sukoharjo Sekarang

Damianus Bram • Rabu, 13 Agustus 2025 | 02:03 WIB
Keadaan Telaga Pakujoyo setelah hujan di sore hari.
Keadaan Telaga Pakujoyo setelah hujan di sore hari.

SOLOBALAPAN.COM - Tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan di tengah Kota Jamu, tepatnya di Bangunsari, Gayam, Sukoharjo, terdapat sebuah tempat yang menjadi magnet bagi para pemancing, yakni Telaga Pakujoyo.

Telaga ini berada di sebelah Taman Pakujoyo, ruang terbuka hijau kebanggaan Sukoharjo.

Di tengah telaga, terdapat sebuah jembatan yang menghubungkan area pemancingan di tengah dan monumen bertuliskan "Tri Dharma Muspika Kecamatan Sukoharjo".

Namun, kondisi telaga ini kini terlihat terbengkalai. Hamparan ganggang air berwarna oranye menutupi sebagian permukaannya, sementara tumpukan sampah terlihat di beberapa sudut.

"Ganggang air itu, biasanya lima sampai sepuluh hari hilang, tapi ini udah sebulan karena gak dibersihkan, kalau panas naik," ucap Tukimo, mantan penjaga wahana di Telaga Pakujoyo, kepada SoloBalapan.com, Selasa (12/8/25).

Namun, menurutnya, ganggang tersebut akan menghilang setelah hujan.

Ternyata, Telaga Pakujoyo memiliki pengelola yang berbeda dengan Taman Pakujoyo. Jika taman dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH), telaga adalah tanah milik perorangan melalui sistem lelang.

"Itu lahan pemerintah, dulunya sawah, karena gak produktif dibangunlah telaga ini, sampai sekarang masih lelang, tapi kalau mancing di sini gratis, dulu juga ada lomba yang hadiahnya Rp6 juta itu," jelas Djarot, penjaga kebersihan Taman Pakujoyo.

Tetap Jadi Spot Mancing Favorit Warga

Meskipun sudah tidak terurus, Telaga Pakujoyo tetap ramai dikunjungi. Dulunya, telaga ini pernah menjadi tempat wisata rekreasi dengan wahana perahu bebek seharga Rp20.000.

"Dulu bisa naik bebek, harganya Rp20.000, terus kemarin itu ada yang mau naik bebek, tapi karena saya sudah gak ngurusin, akhirnya gak jadi," kata Tukimo.

Kini, telaga ini masih menjadi tempat favorit untuk memancing, terutama saat sore hari dan akhir pekan.

"Biasanya kalau Minggu ramai yang mancing, tapi karena lagi pitulasan [tujuh belasan] ya sepi, pada lomba," tambah Tukimo, yang sedang memancing bersama menantunya.

Ikan yang ada di telaga merupakan sebaran benih dari Dinas Perikanan yang ditujukan untuk hiburan masyarakat.

"Ikannya masih ada banyak. Ada ikan nila, kutuk, lele, terus yang tadi namanya bethik," tandas Tukimo.

Bagi para pemancing, Telaga Pakujoyo tetap menjadi surga tersembunyi untuk menyalurkan hobi, menikmati suasana tenang, dan merasakan sensasi strike gratis di tengah kota. (mg4/dam)

Editor : Damianus Bram
#wisata #telaga pakujoyo #mancing #sukoharjo #taman pakujoyo