SAYONARA, Tahun Ini Ternyata Sudah Tak Jumpa Mereka Lagi

tim solobalapan • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 18:11 WIB
Empat tempat makan dan nongkrong di Solo Raya yang kini telah tutup.(TikTok)
Empat tempat makan dan nongkrong di Solo Raya yang kini sudah tutup.(TikTok)

SOLOBALAPAN.COM - Pernah punya tempat makan atau tongkrongan favorit di Solo yang tiba-tiba sudah tidak buka lagi? Tempat yang dulu ramai didatangi bersama teman, menjadi pilihan untuk berkumpul, atau punya menu andalan yang masih teringat, kini sudah tutup.

Beberapa tempat makan dan hangout yang pernah meramaikan Solo Raya kini sudah tutup permanen. Dari sejumlah nama yang muncul, ada empat tempat yang cukup banyak dikenang pengunjung karena pernah memiliki daya tarik masing-masing. Mulai dari restoran dengan konsep American retro hingga tempat makan yang sekaligus menawarkan fasilitas rekreasi.

Baca Juga: Apa Itu Girl Math? Ketika Belanja 9.9 Terasa Seperti Sedang Menghemat

1.Chicken Dealer – restoran ayam dengan nuansa Amerika retro.

Chicken Dealer menjadi salah satu tempat makan yang pernah menarik perhatian di Solo. Bukan hanya karena menu ayamnya, tempat ini juga memiliki konsep American retro yang cukup menonjol.

Interiornya membawa nuansa restoran Amerika era 90-an. Pengunjung dapat memilih area indoor maupun outdoor untuk menikmati makanan. Konsep tersebut membuat Chicken Dealer tidak terasa seperti rumah makan ayam biasa.

Baca Juga: Desta Mundur dari Vindes Corp, Pesan Harunya untuk Vincent: Dia Adalah Keluarga

Salah satu menu yang pernah ramai dibicarakan adalah butter rice. Menu ini memadukan nasi mentega dengan ayam crispy dan telur omelet. Pilihan tersebut sempat menjadi salah satu menu yang dicari pengunjung karena porsinya cukup mengenyangkan dengan harga yang relatif terjangkau.

Popularitas Chicken Dealer juga terlihat dari jumlah ulasan pengunjung yang pernah mencapai lebih dari 1.500 dengan rating 4,7. Kini, tempat tersebut tercatat sudah tutup permanen.

2.Laju Kopi – Kedai kopi dan tempat nongkrong di Jalan Slamet Riyadi.

Bagi yang sering mencari tempat nongkrong di Jalan Slamet Riyadi, nama Laju Kopi sudah cukup familiar. Kafe ini menawarkan ruang untuk menikmati kopi sekaligus menghabiskan waktu bersama teman.

Salah satu hal yang membuatnya berbeda adalah keberadaan photobox di area kedai. Pengunjung tidak perlu berpindah tempat untuk mengabadikan momen setelah nongkrong. Area outdoor yang cukup luas juga menjadi salah satu yang membuat Laju Kopi nyaman untuk berkumpul.

Tempat ini juga pernah digunakan untuk berbagai aktivitas, termasuk mengerjakan tugas dan pekerjaan. Bahkan, Laju Kopi sempat menjadi objek penelitian mengenai strategi peningkatan penjualan, menjadi salah satu kedai kopi yang sempat mendapat perhatian di Solo.

3.Che-es Resto – Resto di Manahan yang juga menyediakan area untuk berbagai acara.

Che-es Resto di kawasan Manahan punya konsep yang cukup berbeda. Resto ini menggabungkan tempat makan dengan suasana taman. Pengunjung bisa memilih area indoor, lesehan, gazebo, hingga bagian luar yang dilengkapi taman dan kolam ikan.

Tempatnya yang luas membuat Che-es tidak hanya digunakan untuk makan. Resto ini juga pernah menyediakan area untuk gathering, meeting, arisan, hingga acara keluarga. Bahkan, terdapat gazebo yang dapat menampung belasan orang serta hall yang dapat digunakan untuk acara dengan jumlah peserta lebih banyak.

Tak heran jika Che-es pernah menjadi pilihan bagi pengunjung yang datang bersama rombongan. Kini, tempat yang dulu bisa menjadi lokasi makan sekaligus berkumpul itu sudah tidak buka lagi.

Baca Juga: Deretan Idol K-Pop yang Comeback September 2026, Ada Lisa, Jisoo hingga LE SSERAFIM

4.Ayam-Ayam Resto – Tempat makan di Klodran yang pernah dilengkapi fasilitas.

Ayam-Ayam Resto di Klodran juga punya cerita yang berbeda. Meski namanya mengarah pada menu ayam, tempat ini pernah menawarkan pilihan makanan yang cukup beragam, mulai dari ayam dan ikan hingga steak, bento, dan minuman tradisional.

Tempatnya juga cukup besar. Resto ini memiliki sekitar 100 meja dengan kapasitas hingga 400 kursi.

Yang menarik, Ayam-Ayam Resto tidak hanya menyediakan tempat makan. Restoran ini pernah memiliki gedung pertemuan serta fasilitas rekreasi berupa kolam renang atau waterboom. Pengunjung bisa makan bersama keluarga sekaligus menghabiskan waktu untuk bermain.

 

Empat tempat tersebut punya cerita masing-masing. Ada yang diingat karena konsep tempatnya, ada yang lekat dengan kebiasaan nongkrong, sementara lainnya menjadi pilihan ketika ingin makan bersama keluarga.

Kini, keempat tempat tersebut sudah tidak buka lagi. Namun, nama dan suasananya mungkin masih familiar bagi yang pernah berkunjung.

Dari empat tempat ini, mana yang pernah jadi favoritmu dulu? (Hanifatuz Zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
info solo kuliner di solo solo raya kuliner Solo cafe