SOLOBALAPAN.COM-Di Kartasura ada sebuah tempat bernama Gunung Kunci. Namanya memang terdengar seperti gunung, tetapi bentuknya justru berupa bukit kecil dengan ketinggian lebih dari 20 meter.
Gunung Kunci berada di Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Lokasinya berada di sisi tenggara kawasan bekas Keraton Kartasura, tepatnya di sekitar kawasan Keputren yang dahulu menjadi tempat tinggal para putri keraton.
Kini, suasana di sekitar Gunung Kunci sudah jauh berbeda. Rumah warga dan berbagai aktivitas masyarakat berada di kawasan yang dahulu menjadi bagian dari lingkungan keraton. Namun, bukit kecil tersebut masih bertahan dan dikenal dengan nama Gunung Kunci.
Baca Juga: Maarten Paes Berpotensi Starter! Ini Prediksi Susunan Pemain FC Sion vs Ajax
Pada masa Keraton Kartasura, kawasan ini dikenal sebagai Segoroyoso. Tempat tersebut merupakan bagian dari kawasan rekreasi keluarga keraton. Keberadaannya menjadi salah satu gambaran bahwa lingkungan keraton pada masa itu tidak hanya digunakan untuk kegiatan pemerintahan, tetapi juga memiliki tempat untuk beristirahat dan menikmati suasana.
Di sekitar Gunung Kunci juga terdapat Segaran. Dahulu, kawasan tersebut berupa kolam yang menjadi bagian dari lingkungan keraton. Kini, kolam tersebut sudah tidak lagi terlihat seperti masa lalu dan kawasan di sekitarnya telah berubah menjadi lapangan serta permukiman.
Perubahan kawasan itu membuat Gunung Kunci menjadi salah satu bagian yang cukup menarik. Ketika bangunan dan ruang di sekitarnya telah banyak berubah, bukit kecil tersebut masih dapat dikenali hingga sekarang.
Yang membuat Gunung Kunci semakin berbeda adalah keberadaan makam di bagian puncaknya. Area tersebut dikenal sebagai makam yang memiliki nilai sejarah bagi kawasan Gunung Kunci.
Baca Juga: Geger Diberitakan Jadi Mualaf Usai Nikahi Perempuan Maroko, Roberto Carlos: Itu Tidak Benar!
Keberadaan makam juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di sekitar tempat tersebut. Data pemerintah daerah bahkan mencatat Gunung Kunci sebagai salah satu lokasi tanah untuk makam umum di Kelurahan Kartasura.
Dari puncak bukit, suasana yang terlihat sekarang tentu tidak sama dengan masa Keraton Kartasura. Kawasan yang dahulu menjadi bagian dari lingkungan keraton kini berada di tengah permukiman dan aktivitas warga.
Perubahan itu menjadi bagian dari cerita Gunung Kunci. Tempat yang dahulu berada di lingkungan rekreasi keluarga keraton kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kartasura.
Baca Juga: Tiga Basis Futsal Madrasah Muhammadiyah di Kartasura Panaskan Mesin Jelang Radar Solo EFF 2026
Gunung Kunci juga memperlihatkan bagaimana jejak sebuah kawasan bersejarah tidak selalu bertahan dalam bentuk bangunan yang masih utuh. Ada tempat yang bertahan melalui bentuk bukit, nama kawasan maupun makam yang masih dikenal masyarakat.
Hal tersebut juga terjadi di kawasan bekas Keraton Kartasura. Sebagian besar bangunan keraton sudah tidak lagi berdiri seperti dahulu. Beberapa bagian kawasan bahkan telah berubah menjadi permukiman, lapangan dan area pemakaman.
Di tengah perubahan tersebut, Gunung Kunci tetap menjadi salah satu nama yang mudah dikenali. Keberadaannya membuat orang masih bisa menemukan bagian dari cerita lama Kartasura di tengah kawasan yang kini dipenuhi aktivitas masyarakat.
Menariknya, Gunung Kunci tidak hanya berkaitan dengan cerita masa lalu. Kawasan ini juga kembali digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, salah satunya melalui Pasar Tempo Doeloe.
Pasar tersebut menghadirkan suasana yang mengingatkan pada kehidupan masa lalu, mulai dari jajanan tradisional, permainan anak, kesenian hingga barang-barang lawasan. Kegiatan seperti ini membuat kawasan Gunung Kunci kembali menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat.
Baca Juga: Ducati Akui Desmosedici GP26 Mentok, Mulai Fokus Garap Motor MotoGP 2027
Dari tempat yang dahulu menjadi bagian dari kawasan rekreasi keluarga keraton, Gunung Kunci kini berada di tengah kehidupan Kartasura yang terus berkembang.
Bentuknya memang hanya sebuah bukit kecil. Namun, keberadaan makam di puncaknya dan kaitannya dengan kawasan Keraton Kartasura membuat Gunung Kunci memiliki cerita yang lebih panjang dari sekadar namanya.
Kini, Gunung Kunci tetap berdiri di tengah perubahan Kartasura. Bukit kecil itu menjadi salah satu jejak yang masih bisa dilihat ketika ingin mengenal sisi lain dari kawasan bekas Keraton Kartasura. (hanifatuz zahra)
Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber