SOLOBALAPAN.COM - Hari ini 27 maret merupakan hari bersejarah bagi Indonesia.
Hari Dimana dilantiknya Soeharto menjadi presiden Republik Indonesia.
Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia sekaligus pemimpin terlama di negara ini.
Ia resmi dilantik sebagai presiden pada 27 Maret 1968, setelah setahun sebelumnya menjabat sebagai pejabat presiden sementara menggantikan Soekarno.
Peralihan kekuasaan ini tak lepas dari gejolak politik akibat peristiwa G30S 1965.
Karier Militer Soeharto
Sebelum masuk dunia politik, Soeharto memulai karier militernya sebagai sersan di KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda).
Saat Jepang menjajah Indonesia, ia dipercaya menjadi komandan PETA.
Usai Indonesia merdeka, Soeharto bergabung dengan BKR (Badan Keamanan Rakyat) Yogyakarta dan akhirnya resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945 dengan pangkat mayor.
Kariernya terus menanjak hingga menjadi Panglima Kostrad dengan pangkat Mayor Jenderal, setelah sebelumnya memegang berbagai jabatan strategis di militer.
Supersemar: Titik Balik Kekuasaan
Pada 30 September 1965, terjadi tragedi G30S yang menyebabkan pembunuhan tujuh jenderal TNI AD.
Saat itu, Soeharto menjabat sebagai Pangkostrad dan ditunjuk oleh Soekarno sebagai Pangkopkamtib untuk memulihkan keamanan.
Situasi politik makin memanas dengan aksi demonstrasi besar-besaran.
Puncaknya terjadi pada 11 Maret 1966, saat Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar), memberi wewenang kepada Soeharto untuk mengendalikan keamanan.
Supersemar menjadi awal lahirnya Orde Baru, memberi Soeharto peluang besar untuk memegang kendali pemerintahan.
Dengan dasar Supersemar, Soeharto membubarkan PKI, menangkap menteri pendukung Soekarno, mengendalikan media, dan secara perlahan mengambil alih kekuasaan.
Meskipun Soekarno sempat tidak setuju dengan tindakan Soeharto, MPRS kemudian mengukuhkan Supersemar melalui Ketetapan No. IX/MPRS/1966, yang membuatnya tidak bisa dicabut.
Dari Pejabat Presiden Menjadi Presiden Penuh
Pada 20 Februari 1967, Soekarno menyerahkan kekuasaan pemerintahan kepada Soeharto.
MPRS lalu mencabut status presiden seumur hidup Soekarno pada 7 Maret 1967 dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat presiden.
Setahun kemudian, pada 26 Maret 1968, MPRS resmi mengangkat Soeharto sebagai Presiden RI kedua.
Pelantikan Soeharto pada 27 Maret 1968 menandai lahirnya era Orde Baru yang ia pimpin selama lebih dari 30 tahun hingga akhirnya mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo