SOLOBALAPAN.COM - Pabrik Gula Ceper (suikerfabriek dalam Bahasa Belanda) adalah pabrik gula yang berada di Ceper, Kabupaten Klaten.
Dilansir dari youtube Kisah Tanah Jawa, Pabrik Gula Ceper berdiri pada tahun 1870 - 1880an, dan mengalami perkembangan pada tahun 1920-1930.
Sejarah revolusi industri dunia tentang James Watt yang menemukan mesin uap, diaplikasikan untuk pembangunan pabrik gula salah satunya di Pabrik Gula Ceper.
Mesin-mesin yang digunakan untuk pengolahan Pabrik Gula berasal dari Jerman dan Belanda.
Pada waktu itu, teknologi metalurgi (pengerjaan logam secara kimiawi) dan teknologi teknik mesin, yang diakui paling bagus adalah buatan Jerman.
Besi-besi yang digunakan merupakan besi baja, besi yang dipercaya solid.
Dulunya cara membawa mesin - mesin pabrik dari Jerman dengan melalui kendaraan laut berupa kapal.
Hasil gula dari Pabrik Gula Ceper diekspor dibawa ke pelabuhan Tanjung Mas Semarang.
Tetapi, krisis moneter antara tahun 1997 - 1998 membuat pabrik kekurangan tebu yang merupakan bahan baku gula. Alhasil, pabrik pun akhirnya ditutup.
Dengan tutup dari 1997 - 1998, Pabrik Gula Ceper pun sudah terhitung mangkrak hampir 30 tahun.
Sekarang area Pabrik Gula Ceper digunakan untuk lahan parkir untuk istirahat truk-truk besar dan bus pariwisata.
Terdapat perumahan yang dulu dijadikan perumahan untuk karyawan pabrik, tetapi kini sudah mangkrak.
Untuk memasuki Pabrik Gula Ceper dan melihat peninggalan Belanda berupa mesin-mesin pabrik, lokomotif uap dan melihat tempat para karyawan bekerja tidak diizinkan masuk oleh satpam penjaga.
Karena Pabrik Gula Ceper tidak dijadikan tempat wisata sehingga, tidak boleh sembarangan orang bisa masuk karena harus mengurus perizinan terlebih dahulu.
Terlihat di sekitar pabrik gula Ceper, lahan tebu masih ada tanaman tebunya.
"Kalau tebu-tebu itu sekarang dibawa ke Pabrik Jogja sana yang belum tutup, kalo ke Pabrik Gondang kan sudah tutup juga," ungkap salah satu satpam yang sift pada Minggu (20/4). (mg3/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro