SOLOBALAPAN.COM - Bendungan Waduk Delingan yang menjadi perbincangan warga Solo belakangan ini diketahui menyimpan sejarah yang menarik.
Belakangan, lokasi di sekitar Bendungan Waduk Delingan menjadi buah bibir karena adanya bocah yang nyaris tenggelam kehilangan nyawa di tempat tersebut.
Beberapa media lokal termasuk Radar Solo pun memuat berita tersebut.
Namun, perlu diketahui, Bendungan Waduk Delingan pernah dimuat oleh di surat kabar luar negeri jauh sebelum ini.
Dilansir dari akun Instagram Misteri Solo, Bendungan Waduk Delingan ini pernah dimuat di surat kabar Belanda "De Indische Courant".
Bendungan Waduk Delingan sendiri kala itu diberitakan surat kabar tersebut terkait kesuksesan pembangunanannya.
Proses pembangunan bendungan itu diketahui dimulai pada tahun 1920.
Awalnya, tempat yang berlokasi di Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar itu diketahui merupakan hutan belantara.
Hutan tersebut lantas dibabat dan dibangun bendungan oleh pemerintah kolonial Belanda.
Pembangunan ini dimaksudkan untuk menampung air dan memberikan pengairan ke sawah-sawah penduduk.
Bendungan ini diketahui selesai pada tahun 1923, tapi baru digunakan tiga tahun setelahnya.
Mangkunegara VII diketahui menjadi orang yang meresmikan bendungan tersebut dengan nama yang berbeda.
Bangunan itu diketahui bernama Bendungan Tirtomarto saat diresmikan. (rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro