SOLOBALAPAN.COM - Pasar Kembang, yang terletak di Kota Solo terletak di Jl. Honggowongso, Kemlayan, Serengan, Kota Solo, mempunyai kisah misterinya tersendiri.
Pasar Kembang diketahui merupakan tempat menjual berbagai jenis bunga yang digunakan untuk kepentingan yang beragam.
Di balik bangunan modern yang digunakan saat ini, konon dulunya terdapat sebuah punden di Pasar Kembang Solo.
Hal ini dijelaskan oleh Joko (73), selaku juru parkir Pasar Kembang Solo.
Dituturkannya, punden tersebut tadinya memiliki bentuk seperti Candi Borobudur dan terletak di tengah lokasi yang kini menjadi Pasar Kembang.
Terjadi pembongkaran tiga kali hingga akhirnya jadi Pasar Kembang.
Dan waktu pembongkaran, punden tersebut sudah hancur rata dengan tanah.
Tidak ada sedikitpun petilasan atau jejak batu dari punden tersebut saat ini.
Selain punden yang kini sudah tak terlihat wujudnya, Pasar Kembang juga menyimpan mitos tentang sosok gaib tak kasat mata.
Salah satu sosok yang kerap menampakkan diri ini adalah perempuan tanpa kepala yang berjalan di pasar tersebut.
Selain itu, sering terlihat pula penampakan banyak anak kecil yang tak kasat mata di dalam pasar tersebut.
Kiranya, hal ini tidak lepas dari sejarah lain Pasar Kembang yang dulunya digunakan orang Belanda untuk berkumpul.
Di masa penjajahan Belanda pula, Pasar Kembang juga dikenal sebagai tempat pembantaian masyarakat pribumi.
Mereka dieksekusi dengan cara ditembak mati di tempat di dalam lokasi Pasar Kembang itu.
“Dulunya pasar kembang juga tempat Belanda,’’ ujar Joko. (mg1/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro