Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Patung Raden Ngabehi Ronggowarsito, Bentuk Penghargaan kepada Sang Pujangga Besar yang Kontribusinya Diakui Langsung Presiden Soekarno

Reinaldo Suryo Negoro • Sabtu, 6 Januari 2024 | 01:18 WIB

Patung Raden Ngabehi Ronggowarsito di Museum Ronggowarsito (Dok Surakarta.go.id)
Patung Raden Ngabehi Ronggowarsito di Museum Ronggowarsito (Dok Surakarta.go.id)
 

SOLOBALAPAN.COM - Raden Ngabehi Ronggowarsito adalah seorang tokoh pujangga besar yang lahir di Kota Surakarta pada 15 Maret 1802 dan meninggal pada 24 Desember 1873.

Beliau bukan hanya seorang penulis sastra Jawa terkemuka, tetapi juga seorang intelektual dengan pandangan mendalam tentang kehidupan dan tasawuf.

Sebagai anggota redaksi surat kabar, sosok yang juga dikenal sebagai Bagus Burhan itu aktif dalam menyampaikan pemikirannya tentang dunia.

Karyanya mencakup Serat Wiri Hidayat Jati yang mencerminkan pemikirannya tentang tasawuf, Serat Kalatidha yang mengungkapkan pengamatannya terhadap sosial, dan Serat Jaka Lodhang yang menyoroti kelebihannya dalam dunia ramalan.

Ronggowarsito menciptakan sekitar 50 karya dalam bentuk sekar macapat dan prosa, mencerminkan kekayaan kreativitasnya.

Presiden Soekarno mengakui kontribusinya sebagai tokoh pujangga rakyat yang membantu memupuk semangat perjuangan melawan penjajah.

Sebagai bentuk penghargaan, pada 11 November 1953, Patung Ronggowarsito diresmikan di Museum Radya Pustaka menjadi ikon utama yang membanggakan.

Patung ini terletak di pintu masuk halaman utama Museum Radya Pustaka, tidak hanya mewakili kejayaan Ronggowarsito, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya yang dilindungi.

Menurut informasi yang didapat dari laman resmi Pemerintah Kota Surakarta, Patung Ronggowarsito dinyatakan sebagai struktur cagar budaya yang harus dijaga dan dihormati oleh generasi berikutnya berdasarkan berbagai peraturan.

Berbagai peraturan yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, SK Gubernur Jawa Tengah, SK Walikota Surakarta, dan Surat Keputusan Walikota Surakarta. (mg5/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#ronggowarsito #patung #museum #soekarno #tasawuf