SOLOBALAPAN.COM - Ndalem Hardjonegaran, sebuah rumah yang tak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga menampung keberlanjutan seni dan budaya Indonesia.
Berlokasi di Jl. Yos Sudarso No.176, Jayengan, Kec. Serengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, rumah ini merupakan tempat kediaman Panembahan Hardjonagoro atau Go Tik Swan.
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Surakarta, rumah ini tidak sekadar bangunan bersejarah.
Saat ini Ndalem Hardjonegaran menjadi pusat produksi seni batik dan galeri artefak budaya koleksi Panembahan Hardjonegara.
Tokoh yang dekat dengan Presiden Sukarno ini memainkan peran sentral dalam memajukan kebudayaan di Kota Solo dan membentuk perkembangan batik di Indonesia.
Panembahan Hardjonagoro, selain dikenal sebagai maestro Batik, juga memiliki keahlian dalam seni tari Jawa, ilmu keris, dan minat dalam mengumpulkan arca-arca serta benda kuno.
Ndalem Hardjonegaran menjadi wadah yang indah untuk menampung keberagaman seni dan budaya yang diperjuangkan oleh Panembahan Hardjonegara.
Sebagai pencipta Batik Solo Jogja yang menggabungkan teknik Batik Sogan dan Batik Pesisiran atas permintaan Presiden Soekarno, Hardjonagoro meninggalkan warisan berharga dalam sejarah batik Indonesia.
Ndalem Hardjonegaran bukan hanya rumah produksi seni, melainkan juga tempat pembelajaran bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang batik dan warisan pusaka.
Dibuka untuk umum, komplek Ndalem Hardjonegaran ramah terhadap para pecinta seni dan kebudayaan.
KRA Hardjosoewarno dan istrinya, Ibu Supiyah, dengan senang hati membuka pintu rumah ini bagi siapa pun yang ingin menjelajahi dan memahami kekayaan seni dan budaya Indonesia yang terwujud dalam Ndalem Hardjonegaran. (mg5/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro