Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tugu Jam Pasar Gede, Wujud Gagasan Emas Pakubuwono X

Reinaldo Suryo Negoro • Kamis, 4 Januari 2024 | 23:11 WIB
Potret Tugu Jam Pasar Gede di Kota Solo (DOK. SURAKARTA.GO.ID)
Potret Tugu Jam Pasar Gede di Kota Solo (DOK. SURAKARTA.GO.ID)

SOLOBALAPAN.COM - Keberadaan Tugu Jam Pasar Gede rupanya tidak lepas dari visi salah satu Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Pakubuwono X.

Tugu Jam Pasar Gede merupakan bangunan cagar budaya yang menjulang megah di Kota Solo.

Bangunan ini memegang peran sentral dalam melambangkan sejarah dan kehidupan ekonomi masyarakat.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Surakarta, tugu jam Pasar Gede dibangun sekitar tahun 1937 pada masa pemerintahan Pakubuwono X.

Tugu ini tidak hanya menjadi ikon arsitektur, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan waktu Kota Solo.

Pakubuwono X memiliki visi besar saat membangun tugu jam ini, selain demi membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakatnya.

Ditempatkan strategis di tengah-tengah perempatan jalan, tugu ini juga berfungsi sebagai penangkal kecelakaan.

Pada saat bersamaan, upaya ini menambahkan sentuhan keindahan pada Kota Batik yang kaya akan sejarah.

Meski sering tertukar dengan Tugu Pemandengan yang berjarak hanya 200 meter darinya, Tugu Jam Pasar Gede memiliki daya tarik tersendiri.

Dengan lokasinya yang tepat di depan Pasar Gede, tugu ini menjadi pusat perhatian masyarakat dan penopang ekonomi lokal.

Mengingat manfaat besar yang dihasilkan setelah pembangunan Tugu Jam Pasar Gede, gagasan emas Pakubuwono X terbukti benar.

Hingga saat ini, tugu ini tetap menjadi tempat berkumpul masyarakat, terutama pedagang kaki lima yang menjadikannya pusat kegiatan ekonomi di Kota Solo.

Pentingnya Tugu Jam Pasar Gede tergambar dalam serangkaian pemugaran yang telah dilakukan, termasuk pencopotan logo Pemerintah Kota Surakarta pada tahun 2012.

Upaya ini tidak hanya untuk memperbaiki struktur bangunan, tetapi juga untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai sejarah yang tersemat di dalamnya.

Bukan sekadar monumen bersejarah, Tugu Jam Pasar Gede menjadi saksi hidup perkembangan kota dan pilar ekonomi bagi rakyat Solo.

Pemugaran dan perawatan yang dilakukan merupakan salah satu wujud usaha untuk memastikan bahwa warisan berharga ini tetap menjadi bagian tidak terpisahkan dari identitas dan kehidupan Kota Solo. (mg5/rei)

AMAN : Pembangunan Tembok dan Badan Jalan Desa Samar
AMAN : Pembangunan Tembok dan Badan Jalan Desa Samar
LANCAR : Rehabilitasi saluran pembuangan Desa Pelem, Campurdarat
LANCAR : Rehabilitasi saluran pembuangan Desa Pelem, Campurdarat
BAGUS : Konstruksi ruas jalan Desa Mulyosari Gunung Tugel, Pagerwojo
BAGUS : Konstruksi ruas jalan Desa Mulyosari Gunung Tugel, Pagerwojo
LANCAR :  Rehab jalan Desa Banjarsari, Ngantru
LANCAR : Rehab jalan Desa Banjarsari, Ngantru
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#pakubuwono #sejarah #pasar gede #tugu jam #Keraton #kota solo