SOLOBALAPAN.COM - Ada beberapa cara dalam memperingati Natal yang bisa dilakukan oleh jemaat Kristen di Solo,
Salah satu cara unik yang bisa dilakukan ini adalah menoleh kembali sejarah yang berkaitan dengan perkembangan agama Kristen di Solo.
Jika berbicara memgenai perkembangan agama Kristen, gereja pastinya tidak bisa lepas dari bahasan.
Mungkin banyak orang Solo bertanya-tanya tentang gereja Kristen mana didirikan pertama kali di Kota Bengawan.
Unggahan Pemerintah Kota Surakarta pada Rabu (20/12 ini kiranya bisa menjawab pertanyaan ini.
Dikatakan dalam unggahan tersebut, gereja Kristen tertua di Solo ini adalah Gereja Kristen Jawa Margoyudan.
Berdasarkan informasi dari unggahan tersebut, gereja ini berdiri sejak 30 April 1916.
Namun, seperti kebanyakan tempat ibadah, pastinya ada kegiatan yang kerohanian yang lebih dulu berjalan yang melatarbelakangi berdirinya gereja ini.
Perkembangannya dirintis melalui kegiatan rohani Kristen yang awalnya berada di bangunan milik seorang Belanda bernama Stegerhoek yang berupa bengkel kerja.
Dengan pengaruh dari Zending atau penyebar agama Kristen Protestan, Komunitas Kristen Jawa selanjutnya berhasil menghimpun diri,
Mereka pun kemudian membentuk sebuah majelis dan meresmikan berdirinya Gereja Kristen Jawa
Gereja itu dibangun di tempat bengkel milik Stegerhoek.
Kendati sudah didirikan pada 1916, Gereja Kristen Jawa baru dibuka secara resmi pada 1921.
GKJ Margoyudan disebut mengilhami perkembangan Komunitas Kristen Jawa di Kota Surakarta.
Tidak hanya di wilayah Kota Solo, GKJ Margoyudan juga mengilhami wilayah lain seperti Sragen, Wonogiri, Delanggu, Kartasura, dan Karanganyar. (rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro