Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Pasar Klewer Dulunya Pernah Disebut Pasar Slompretan, Begini Sejarahnya

Reinaldo Suryo Negoro • Jumat, 8 Desember 2023 | 21:22 WIB
Potret Pasar Slompretan (sekarang dikenal sebagai Pasar Klewer) tempo dulu
Potret Pasar Slompretan (sekarang dikenal sebagai Pasar Klewer) tempo dulu

SOLOBALAPAN.COM - Nama Pasar Klewer kiranya sering ada di daftar tujuan wisatawan luar kota yang berkunjung ke Surakarta.

Namun, tahukah Anda jika nama "Pasar Klewer" pernah punya nama lain?

Fakta ini terungkap dalam laman Pemerintah Kota Surakarta.

Disebutkan, Pasar Klewer tadinya bernama Pasar Slompretan.

Slompretan sendiri berkaitan dengan terompet yang digunakan sebagai penanda berangkatnya kereta api pada zaman pendudukan Jepang.

Namun, ada juga latar belakang lain yang menyebapkan penamaan slompretan itu.

Nama slompretan berasal dari salah pengucapan masyarakat dari pengkretan.

Pengkretan diketahui merupakan tempat untuk berhentinya (tempat parkir) kereta.

Pangkretan ini digunakan sebagai tempat pemberhentian kereta-kereta abdi dalem keraton yang kembali dari luar kota.

Dijelaskan, para abdi dalem biasanya menghadiri pertemuan besar seperti hari raya di Delanggu, Kartosuro, dan Boyolali.

Pada masa pendudukan Jepang, pangkretan ini terletak di sebelah barat daya Alun-alu Utara yang mana merupakan tempat Pasar Klewer berada saat ini.

Namun, pada suatu waktu, lokasi ini sempat kosong dan tidak terpakai.

Tempat yang tidak terpakai itu kemudian dimanfaatkan oleh para pedagang tekstil.

Para pedagang tersebut menyelempangkan dangangannya di pundak dan dijajakan kepada orang yang sedang berlalu lalang.

Pedagang-pedagang tersebut terlihat mengelewer di pinggir jalan, sehingga lahirlah istilah “klewer” pada Pasar Klewer.

Perkembangan Pasar Klewer bermula sekitar tahun 1942 sampai 1945 dan maju pesat sampai 1968.

Pasar ini kemudian dibangun bertingkat pada tahun 1970 dan diresmikan oleh Presiden Suharto pada tahun 1971.

Pada tahun 2014, Pasar Klewer pernah mengalami kebakaran, tapi berhasil dibangun, direnovasi dan dibuka tahun 21 April 2017.

Pasar Klewer pun kini masih menjual berbagai macam produk tekstil. Tidak cuma itu, pasar yang dulu pernah disebut Pasar Slompretan itu juga menjual berbagai macam oleh-oleh khas Kota Solo. (rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#sejarah #pasar slompretan #pasar klewer #kota solo