Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Mengenang Kepatihan Mangkunegaran yang Kini Telah Mangkrak dan Rusak

Reinaldo Suryo Negoro • Sabtu, 2 Desember 2023 | 00:33 WIB
Kepatihan Mangkunegaran pada zaman dahulu
Kepatihan Mangkunegaran pada zaman dahulu

SOLOBALAPAN.COM - Jika berbicara Mangkunegaran, pikiran kebanyakan orang akan terbawa ke Pracima Tuin yang viral beberapa waktu lalu.

Pracima Tuin menyita perhatian publik setelah direvitalisasi pada tahun 2022 dan kini menjadi tujuan wisata dengan pengalaman kuliner ala kerajaan yang ditawarkannya.

Namun, ada bagian lain dari Mangkunegaran yang luput dari perhatian publik. Bagian yang dimaksud adalah Kepatihan Mangkunegaran.

Bangunan yang memiliki luas 1.520 m2 ini terletak di Jl Ronggowarsito, kelurahan Ketelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Pendopo Kepatihan Mangkunegaran berbatasan dengan pemukiman pada sisi utara dan sisi timur, Jalan Ronggowarsito pada sisi selatan, dan RS PKU Muhammadiyah pada sisi barat.

Bangunan yang kerap dikenal sebagai Ndalem Sarwakan itu merupakan tempat tinggal seorang patih pada zaman Mangkunegaran VII yang bernama Sarwoko Mangunkusumo dan didirikan pada tahun 1848.

Bukan hanya tempat tinggal patih, Kepatihan Mangkunegaran juga dianggap sebagai simbol kemandirian Pemerintahan Praja Mangkunegaran dalam sejarah Solo.

Terkait fungsinya, Bangunan Kepatihan Mangkunegaran pernah digunakan sebagai tempat radio Stasiun Radio SRV (Solo Radio Vereneging) selama 2 tahun sejak 1 April 1933

Setelah itu, Ndalem Kepatihan Mangkunegaran ini dipakai untuk kegiatan TK Taman Putra mulai tahun 1943 sampai 2015.

Namun, Kepatihan Mangkunegaran mangkrak tidak terawat setelah TK Taman Putra pindah ke kompleks SD Ketelan yang terletak di Jl. Yosodipuro.

Bagian pendopo memang masih terlihat kokoh dengan ubin tegel bermotif relatif utuh.

Namun, pada tembok pringgitan (ruang belakang yang mengubungkan Pendopo dan Dalem Ageng), terlihat beberapa acian terkelupas.

Kayu penyangga gandok (ruang memanjang yang dilengkapi dengan kamar-kamar) sudah lapuk dengan salah satu tiangnya patah. Selain itu, plesteran tembok gandok sisi timur juga terkelupas.

Kondisi Dalem Ageng juga masih kokoh walaupun terlihat tidak terawat dan kotor. Tembok sisi dalam bagian timur berlumut, banyak ditumbuhi gulma dan rusak karena akar pohon. Penutup atap plafon juga sebagian sudah rusak. (rei)

Kondisi Kepatihan Mangkunegaran sekarang
Kondisi Kepatihan Mangkunegaran sekarang
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#sejarah solo #pracima tuin #Kepatihan Mangkunegaran