Akun WA Makin Sulit Dibajak! WhatsApp Rilis Fitur Passkey dan Sandi Baru, Tembus 1 Miliar Pengguna

Damianus Bram • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:35 WIB
Ilustrasi fitur Passkey di WhatsApp. (Istimewa
Ilustrasi fitur Passkey di WhatsApp. (Istimewa

 

SOLOBALAPAN.COM – WhatsApp kembali meluncurkan pembaruan besar-besaran untuk memperketat keamanan akun para penggunanya.

Rangkaian fitur baru ini mencakup penerapan passkey yang diklaim telah digunakan oleh lebih dari 1 miliar orang, peningkatan verifikasi dua langkah, hingga pembaruan informasi pelacak panggilan nomor asing.

Pembaruan ini dirancang guna mempermudah pengguna dalam menjaga kerahasiaan akun sekaligus meminimalisasi risiko kejahatan siber seperti pengambilalihan akun (hacking) dan penipuan daring.

WhatsApp memastikan seluruh percakapan pribadi tetap terlindungi enkripsi end-to-end secara otomatis.

Baca Juga: Waspada WhatsApp Web Disusupi Ekstensi Berbahaya, Ini Penyebab dan Cara Menghentikannya

3 Pembaruan Keamanan Utama WhatsApp

Salah satu perubahan terbesar adalah semakin luasnya penggunaan passkey. Fitur ini memungkinkan pengguna masuk kembali ke akun WhatsApp menggunakan sidik jari, Face ID, atau kode penguncian layar.

Passkey Tembus 1 Miliar Pengguna: Fitur ini memungkinkan pengguna login ke akun WhatsApp menggunakan otentikasi biometrik seperti sidik jari, Face ID, atau kunci layar HP tanpa perlu menunggu pesan SMS kode OTP.

Pengguna Android maupun iOS kini dapat menambahkan lebih dari satu passkey. Aktivasi dapat dilakukan melalui menu Pengaturan > Akun > Passkey.

Verifikasi Dua Langkah Pakai Kata Sandi Alfanumerik: Sistem verifikasi dua langkah yang sebelumnya hanya memakai PIN 6 angka kini ditingkatkan menjadi kata sandi utuh.

“Jika selama ini Anda memakai "123456", ini waktunya mengupgrade kata sandi,” tulis WhatsApp dalam keterangannya.

Pengguna bisa mengombinasikan huruf, angka, hingga karakter khusus agar tidak mudah ditebak oleh peretas.

Informasi Detil Panggilan Nomor Asing: Khusus pengguna Android, WhatsApp kini menyajikan informasi kontekstual saat ada nomor tak dikenal yang menelepon.

Pengguna dapat melihat asal negara penelepon serta mengecek apakah nomor tersebut berada di dalam grup WhatsApp yang sama.

Antisipasi Modus Penipuan Berbasis Urgensi

WhatsApp mengimbau seluruh pengguna yang masih menggunakan PIN verifikasi sederhana untuk segera melakukan pembaharuan kata sandi demi mencegah pembajakan akun saat kode OTP bocor.

Pihak manajemen menekankan bahwa penambahan konteks pada panggilan asing bertujuan untuk meredam kepanikan pengguna saat menerima telepon mendesak dari penipu.

“Penipu mengandalkan urgensi. Kini, Anda bisa menenangkan diri dengan mencari informasi selengkapnya sebelum menjawab," tulis WhatsApp dalam keterangan resminya.

Lewat pembaruan sistem ini, WhatsApp tidak hanya mengandalkan benteng proteksi internal, tetapi juga memberikan kendali dan alat navigasi yang lebih luas kepada pengguna untuk melindungi privasi mereka secara mandiri. (dam)

Editor : Damianus Bram
WA akun wa keamanan akun passkey whatsapp