Waspada WhatsApp Web Disusupi Ekstensi Berbahaya, Ini Penyebab dan Cara Menghentikannya

Damianus Bram • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:44 WIB
Ilustrasi Whatsapp.
Ilustrasi Whatsapp.

 

SOLOBALAPAN.COM – Tindakan mendepak (log out) perangkat asing dari daftar Perangkat Tertaut maupun mengubah PIN verifikasi dua langkah rupanya belum tentu menjamin akun WhatsApp Web Anda aman.

Jika sumber kebocoran berasal dari ekstensi browser yang terpasang di komputer milik pengguna sendiri, sesi akun akan terus berisiko disusupi secara berulang.

Modus kejahatan siber ini terbilang rapi lantaran perangkat lunak jahat (malicious extension) beroperasi secara langsung dari peramban (browser) korban.

Akibatnya, daftar Perangkat Tertaut pada ponsel korban tetap terlihat bersih dan normal, padahal pesan-pesan mencurigakan terus terkirim tanpa sepengetahuan pemilik akun.

Melansir dari JawaPos.com, Pengamat Keamanan Siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai akar masalah pada skenario ini murni terletak pada keberadaan ekstensi terpasang di browser, bukan pada sistem autentikasi akun WhatsApp.

"Mengganti PIN verifikasi dua langkah saja tidak akan cukup apabila ekstensi bermasalah di browser tersebut masih aktif," jelas Alfons.

Baca Juga: WhatsApp Disadap? Kenali 10 Ciri Akun Dibajak dan Cara Cepat Mengambil Alihnya Kembali!

Mengapa Menghapus Perangkat Tertaut Tidak Mempan?

Dalam kasus pembajakan konvensional, mengeluarkan akun dari daftar Perangkat Tertaut pada menu aplikasi seluler terbukti ampuh. Namun, peretasan berbasis ekstensi browser memanfaatkan celah yang berbeda.

Ekstensi jahat tidak membuat pautan sesi perangkat baru, melainkan "menumpang" pada sesi WhatsApp Web aktif yang dibuka oleh pengguna.

Ketika pengguna memuat ulang (reload) atau kembali masuk (login) ke WhatsApp Web pada browser yang sama, ekstensi jahat tersebut secara otomatis mendapatkan akses ke sesi baru.

Langkah Penanganan dan Pembersihan Browser

Bagi masyarakat atau pelaku usaha yang mendapati pesan WhatsApp terkirim sendiri secara misterius, berikut langkah taktis pencegahan dan pembersihan yang direkomendasikan:

Buka peramban Google Chrome dan ketik chrome://extensions/ pada kolom alamat. Periksa seluruh daftar plugin. Waspadai ekstensi tak dikenal yang menawarkan fitur tambahan seperti WhatsApp CRM, auto-broadcast, WhatsApp Marketing, atau alat pengelola kontak otomatis.

Segera uninstall ekstensi yang terbit dari publisher tidak jelas atau sudah tidak digunakan lagi. Ingat, tampilan profesional bukan jaminan keamanan suatu perangkat lunak.

Jika ragu menentukan mana ekstensi yang terinfeksi, buatlah profil pengguna (user profile) anyar pada browser atau lakukan re-instalasi peramban secara total.

Gunakan sandi akun pengguna (user account) terpisah jika komputer digunakan bersama rekan kerja atau keluarga guna mencegah pemasangan ekstensi tanpa izin.

Ancaman ini tidak hanya menyasar pengguna Google Chrome, melainkan seluruh peramban berbasis Chromium seperti Microsoft Edge, Brave, maupun Opera.

Meskipun demikian, langkah pencegahan dasar pada aplikasi ponsel seperti mengamankan kode QR serta mengaktifkan verifikasi dua langkah (two-step verification) tetap wajib dijalankan sebagai proteksi berlapis. (dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : jawapos.com
whatsApp web ekstensi ekstensi browser perangkat tertaut