Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

iPhone Ultra Siap Guncang Pasar! Apple Nekat Rilis HP Lipat Rp32 Jutaan untuk Tumbangkan Samsung dan Xiaomi

Laila Zakiya • Selasa, 30 Juni 2026 | 09:31 WIB
Bocoran iPhone 18 fold. (PhoneArena)
Bocoran iPhone 18 fold. (PhoneArena)

 

SOLOBALAPAN.COM - Apple dikabarkan tengah menyiapkan langkah paling agresif dalam sejarah lini iPhone.

Menjelang usia 20 tahun sejak peluncuran iPhone pertama, raksasa teknologi asal Cupertino itu disebut siap memasuki pasar ponsel lipat lewat perangkat baru bernama iPhone Ultra atau iPhone Fold.

Bukan sekadar produk baru, kehadiran ponsel layar lipat pertama dari Apple ini dinilai sebagai pertaruhan besar untuk merebut kembali dominasi premium smartphone global yang selama ini mulai diganggu oleh Samsung dan brand China seperti Xiaomi.

Yang paling mengejutkan, harga perangkat ini diprediksi tembus di atas 2.000 dolar AS, atau setara Rp32 juta hingga Rp35 juta. Angka tersebut menjadikannya iPhone termahal yang pernah dibuat Apple.

Apple Akhirnya Masuk Arena Ponsel Lipat

Selama bertahun-tahun, Apple dikenal sangat berhati-hati dalam mengadopsi tren hardware baru. Saat Samsung, Huawei, hingga Xiaomi berlomba menghadirkan ponsel lipat, Apple justru memilih menunggu.

Kini strategi itu tampaknya berubah.

Laporan terbaru menyebut Apple akan meluncurkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan satu perangkat foldable premium dalam event musim gugur 2026. Perangkat layar lipat ini disebut akan menjadi sorotan utama peluncuran.

Keputusan tersebut menandai perubahan besar dalam strategi produk Apple. Mereka tak lagi hanya mengandalkan pembaruan tahunan iPhone reguler, tetapi mulai membuka kategori baru demi menjaga relevansi di pasar flagship.

Baca Juga: Kekinian, Samsung Galaxy S25 Usung Revolusi Teknologi dengan Fitur AI Canggih, Ini Spesifikasinya!

Taruhan Besar Jelang 20 Tahun iPhone

Peluncuran iPhone Ultra bukan terjadi tanpa alasan. Posisi Apple memang masih kuat di pasar Amerika Serikat, tetapi secara global tekanan semakin besar.

Samsung masih memimpin segmen foldable dengan lini Galaxy Z Fold dan Z Flip. Di sisi lain, produsen China seperti Xiaomi, Oppo, dan Honor terus memperkecil jarak lewat inovasi desain yang lebih agresif.

Apple tampaknya tak ingin momentum 20 tahun iPhone berlalu tanpa gebrakan.

Kehadiran iPhone Fold bisa menjadi jawaban Apple untuk menarik minat pengguna premium yang mulai bosan dengan desain smartphone konvensional.

Jika berhasil, Apple tak hanya masuk pasar foldable—mereka bisa langsung mengubah standar industrinya, seperti yang pernah dilakukan pada smartphone layar sentuh modern.

Kenapa iPhone Fold Bisa Sangat Mahal?

Harga di atas Rp32 juta tentu memunculkan pertanyaan besar: apa yang membuat iPhone Ultra begitu mahal?

Salah satu jawabannya ada pada teknologi yang dibawanya.

Perangkat ini disebut akan memakai chip A20 Pro berbasis fabrikasi 2nm, menjadikannya salah satu chipset mobile paling canggih di dunia. Efisiensi daya dan performanya diprediksi meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya.

Selain itu, Apple juga dikabarkan membawa:

Teknologi layar lipat sendiri merupakan komponen mahal, terutama jika Apple ingin menghilangkan crease atau lipatan yang selama ini menjadi masalah utama perangkat foldable.

Baca Juga: Bye LK21, IndoXXI hingga Rebahin Resmi Diblokir, Cek Daftar Link Streaming Legal yang Aman dan Bebas Malware

Samsung dan Xiaomi Tak Bisa Lagi Santai

Masuknya Apple ke pasar foldable berpotensi mengguncang dominasi Samsung.

Selama ini, Samsung hampir identik dengan smartphone lipat premium. Namun Apple punya kekuatan besar pada loyalitas ekosistem, mulai dari iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, hingga layanan berbasis AI.

Dengan integrasi tersebut, iPhone Fold berpotensi menjadi perangkat produktivitas sekaligus entertainment premium.

Kompetitor China pun dipaksa bergerak lebih cepat.

Brand seperti Xiaomi dan Oppo selama ini unggul dalam inovasi hardware dan charging speed. Namun Apple punya kekuatan branding yang sulit ditandingi.

Bila iPhone Fold sukses, persaingan pasar foldable bisa naik ke level yang jauh lebih panas.

Bukan Cuma Foldable, Apple Ubah Pola Rilis iPhone

Menariknya, Apple juga disebut mengubah tradisi peluncuran iPhone.

Biasanya semua model dirilis bersamaan pada musim gugur. Namun untuk seri iPhone 18, Apple disebut memecah jadwal peluncuran menjadi dua gelombang.

Model premium seperti iPhone 18 Pro, Pro Max, dan iPhone Ultra akan hadir lebih dulu pada akhir 2026.

Sementara model reguler seperti iPhone 18, iPhone 18E, dan generasi baru iPhone Air baru meluncur pada musim semi 2027.

Strategi ini menunjukkan Apple ingin memusatkan perhatian publik pada produk premium—terutama iPhone Fold.

Baca Juga: Benarkah Uni Eropa Wajibkan Baterai HP Bisa Dilepas di 2027? Cek Fakta di Balik Aturan Baterai Portabel

Mampukah iPhone Ultra Jadi Game Changer?

Pertanyaan terbesar kini adalah apakah pengguna siap membayar lebih dari Rp32 juta untuk iPhone lipat pertama Apple.

Di satu sisi, harga itu sangat mahal bahkan untuk standar flagship.

Namun sejarah menunjukkan konsumen Apple kerap rela membayar premium selama produk menawarkan pengalaman eksklusif.

Jika Apple berhasil menghadirkan foldable tanpa kompromi—layar mulus, baterai tahan lama, kamera flagship, dan integrasi AI yang matang—maka iPhone Ultra bisa menjadi produk revolusioner berikutnya.

Bukan sekadar ponsel lipat, tetapi simbol era baru iPhone setelah hampir dua dekade mendominasi industri smartphone. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Daftar Harga #iPhone 18 Ultra #iPhone 18 #hp baru #bocoran