Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Menguak Garis Waktu Anti-Materi: Dari Prediksi Paul Dirac Hingga Penjebakan Antihidrogen di CERN

Damianus Bram • Selasa, 28 Oktober 2025 | 02:04 WIB
Ilustrasi Anti-Materi.
Ilustrasi Anti-Materi.

SOLOBALAPAN.COM – Anti-materi adalah "bayangan" dari materi yang menyusun alam semesta.

Ia memiliki bentuk yang sama dengan partikel materi (seperti elektron dan proton), tetapi dengan muatan listrik yang berlawanan (contohnya: elektron bermuatan negatif, antimateri-nya disebut positron bermuatan positif).

Saat materi dan anti-materi bertemu, keduanya akan saling musnah dan melepaskan energi dalam jumlah besar.

Dalam teori, satu gram anti-materi dapat menghasilkan energi setara dengan bom nuklir.

Namun, menciptakan anti-materi tidaklah mudah dan membutuhkan biaya yang fantastis (diperkirakan hingga Rp 600 triliun) hanya untuk jumlah yang sangat kecil.

Penelitian ini dipelopori di CERN (Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir).

Dikutip dari laman New Science, berikut adalah garis waktu penemuan dan kemajuan yang telah dibuat manusia untuk memahami anti-materi:

Fase I: Penemuan dan Prediksi Awal

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung vs Persis Solo Malam Ini: Tuan Rumah Pede, Tamu Sedang Kekurangan

1. Tahun 1928: Persamaan Paul Dirac memprediksi keberadaan antipartikel, termasuk positron.

2. Tahun 1932: Carl Anderson menemukan positron saat mengamati sinar kosmik.

3. Tahun 1934: Ernest Lawrence mematenkan siklotron, perangkat penting untuk eksperimen percepatan partikel di masa depan.

4. Tahun 1955: Bevatron di Berkeley menemukan antiproton.

5. Tahun 1956: Antineutron ditemukan di Bevatron.

6. Tahun 1964: Cronin dan Fitch menemukan pelanggaran simetri CP dalam peluruhan kaon, menunjukkan perbedaan halus antara materi dan antimateri.

Fase II: Kemajuan dan Produksi Antiatom di CERN

Selanjutnya adalah kemajuan yang telah dibuat manusia untuk memahami lebih lanjut tentang anti-materi.

1. Tahun 1995: Antiatom pertama, antihidrogen, diproduksi di CERN.

2. Tahun 2000: "Pabrik Antimateri" CERN mulai beroperasi, sebuah fasilitas yang didedikasikan untuk memproduksi dan mempelajari antimateri.

3. Tahun 2002: Percobaan ATHENA dan ATRAP menciptakan antimateri "dingin", sehingga lebih mudah dipelajari.

4. Tahun 2011: Percobaan ALPHA menjebak atom antihidrogen selama rekor 1.000 detik.

5. Tahun 2014: Percobaan ASACUSA mengamati atom antihidrogen di "wilayah bebas medan" untuk pengukuran yang akurat, dan yang terbaru;

6. Tahun 2017: Percobaan BASE mengukur momen magnetik antiproton dengan akurasi lebih besar daripada pengukuran untuk proton.

Semua praktik ini dilakukan di laboratorium CERN.

Meskipun anti-materi adalah partikel yang sangat sulit dan mahal untuk diteliti, kemajuan ini terus membuka wawasan baru tentang keseimbangan alam semesta dan mengapa materi jauh lebih dominan daripada anti-materi. (mg1/dam)

 

Editor : Damianus Bram
#anti materi #Partikel #penelitian #materi #Proton #Elektron