On This Day! 10 Kejadian Penting Di Tanggal 23 September! Penemuan Planet Neptunus Dan Nintendo

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 18:47 WIB
Ilustrasi,tanggal 23 September,ada apa saja.(Google)
Ilustrasi,tanggal 23 September,ada apa saja.(Google)

SOLOBALAPAN.COM - Tanggal 23 September menyimpan deretan jejak sejarah panjang yang membentuk peradaban modern.

Mulai dari penemuan astronomi spektakuler, terobosan teknologi, gejolak politik internasional, hingga peringatan hak asasi manusia.

Tanggal ini terbukti bukan sekadar pergantian hari biasa.

Berikut adalah 10 peristiwa bersejarah dan hari peringatan penting dunia yang terjadi pada 23 September.

Baca Juga: Tari Bondan Payung: Tari Klasik Jawa yang Merepresentasikan Kasih Sayang Seorang Ibu

1. Penemuan Planet Neptunus

Dua astronom asal Jerman, Johann Gottfried Galle dan Heinrich Louis d'Arrest, berhasil menemukan planet Neptunus di Observatorium Berlin pada 23 September 1864.

Penemuan ini didasarkan dari penghitungan matematis yang dibuat oleh matematikawan Prancis, Urbain Le Verrier.

Neptunus menjadi planet pertama yang ditemukan melalui prediksi matematis sebelum dibuktikan secara visual.

2. Hari Bahasa Isyarat Internasional

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 23 September sebagai Hari Bahasa Isyarat Internasional.

Tanggal ini dipilih untuk mengenang berdirinya Federasi Orang Tuli Dunia pada tahun 1951, serta mengampanyekan kesetaraan hak linguistik bagi komunitas tuli di seluruh dunia.

3. Kerajaan Arab Saudi Berdiri

Raja Abdulaziz Al Saud secara resmi memproklamasikan penyatuan wilayah Hijaz dan Nejd menjadi satu kerajaan yang berdaulat, yaitu Kerajaan Arab Saudi pada 23 September 1932.

Momen bersejarah ini diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Nasional Arab Saudi.

4. Nintendo Didirikan di Kyoto, Jepang

Sebelum dikenal sebagai raksasa industri game global, Fusajiro Yamauchi mendirikan perusahaan bernama Nintendo Koppai di Kyoto, Jepang pada 23 September 1889.

Awalnya, Nintendo bergerak di bidang produksi kartu permainan tradisional Jepang bernama hanafuda.

Baca Juga: Gantikan Peran Sentral Jay Idzes, Kevin Diks Siap Mati-matian Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

5. Fenomena Astronomi Ekuinoks September

Pada tanggal 23 September (terkadang jatuh pada 22 September bergantung tahun), matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa.

Fenomena ini menandai mulainya musim gugur secara astronomis di belahan bumi utara dan musim semi di belahan bumi selatan, dengan durasi siang dan malam yang relatif sama panjang.

6. Republik Armenia Merdeka

Armenia secara resmi menyatakan kemerdekaannya dari Uni Soviet pada 23 September 1991, menyusul referendum nasional yang digelar dua hari sebelumnya.

Langkah ini menjadi bagian dari runtuhnya rezim Uni Soviet yang memicu lahirnya negara-negara berdaulat baru di kawasan Eropa Timur dan Asia Tengah.

7. Terbitnya Surat Kabar The New York Times

Surat kabar harian kenamaan The New York Times diterbitkan untuk pertama kalinya dengan nama New York Daily Times pada 23 September 1851.

Surat kabar ini didirikan Henry Jarvis Raymond dan George Jones.

Media ini tumbuh menjadi salah satu institusi jurnalistik paling berpengaruh di dunia.

8. Penerbangan Lintas Laut Mediterania Pertama

Penerbang asal Prancis Roland Garros pada 23 September 1913 mengukir sejarah penerbangan dunia, setelah berhasil melakukan penerbangan nonstop melintasi Laut Mediterania.

Ia terbang dari Fréjus di Prancis Selatan hingga mendarat di Bizerte, Tunisia, menempuh jarak sekitar 730 kilometer dalam waktu kurang dari delapan jam.

9. Perjanjian Worms (Concordat of Worms) Ditandatangani

Paus Callixtus II dan Kaisar Romawi Suci Henry V menandatangani Perjanjian Worms di Jerman pada 23 September 1122. 

Kesepakatan historis ini mengakhiri konflik perebutan wewenang pengangkatan pejabat gereja antara otoritas gereja dan penguasa sekuler pada abad pertengahan.

Baca Juga: Tencent Siapkan ECS Untuk Amankan 11 Nomor Esports Asian Games 2026

10. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Aksi Iklim PBB

PBB menggelar UN Climate Action Summit di New York, untuk mendesak negara-negara anggota mempercepat implementasi Perjanjian Paris pada 23 September 2019.

Pada momen ini, aktivis lingkungan muda Greta Thunberg menyampaikan pidato ikoniknya yang mengecam lambatnya penanganan krisis iklim oleh para pemimpin dunia. (cindy amelia putri)

Editor : Ferry Ardi Susanto
cindy amelia putri tanggal 23 september nintendo penemuan neptunus