SOLOBALAPAN.COM-Rangkaian gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah resmi berakhir dan ditutup secara meriah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.
Seremoni penutupan ditandai dengan penabuhan bedug oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Acara penutupan ini dihadiri oleh ribuan masyarakat serta ribuan kafilah dari 37 provinsi se-Indonesia.
Dalam ajang kompetisi keagamaan dua tahunan ini, Kalimantan Timur berhasil keluar sebagai Juara Umum, disusul oleh Jawa Tengah sebagai tuan rumah di posisi runner-up. Pencapaian Jawa Tengah ini menjadi lonjakan luar biasa setelah sebelumnya berada di peringkat ke-16. Sementara itu, DKI Jakarta resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional XXXII selanjutnya.
Baca Juga: Mau Liburan di Semarang? Ini 5 Rekomendasi Hotel Strategis Pusat Kota
Rangkaian Acara Pementasan dan Pertunjukan Seni
Kemeriahan malam penutupan di Lapangan Simpang Lima disajikan secara bertahap sejak sore hingga puncaknya pada malam hari.
1. Pembukaan Sore & Musik Qasidah, Sejak sore hari sebelum acara formal dimulai, panggung utama dihibur oleh persembahan alunan musik qasidah dan syiar religi dari grup-grup seni lokal. Ratusan pengunjung dan kafilah tampak memadati area lapangan sejak pukul 16.00 WIB untuk menyaksikan hiburan pembuka.
2. Final Festival Rebana Nasional, Sebagai penutup rangkaian side event MTQ XXXI, ajang pementasan Festival Rebana Nasional menggelar pertunjukan puncak. Para pemenang menampilkan atraksi seni tabuh rebana dan sholawat kreasi di atas panggung. Penyerahan hadiah secara simbolis diserahkan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
3. Defile Kafilah dan Penampilan Tari Kolosal Religi, Acara malam penutupan diawali dengan parade busana adat dan defile kontingen kafilah dari 37 provinsi. Kemeriahan dilanjutkan dengan pertunjukan kolosal gabungan seni tari tradisional Jawa Tengah dan nuansa islami yang menggambarkan nilai keharmonisan, kerukunan antarumat, dan kebudayaan Nusantara.
4. Konser Puncak Bersama Band Letto, Puncak hiburan rakyat diisi oleh penampilan grup musik nasional Letto. Menyanyikan lagu-lagu hits bernuansa spiritual dan puitis seperti Ruang Rindu dan Sandaran Hati, pementasan ini sukses menghibur dan mengajak seluruh ribuan penonton bernyanyi bersama hingga penghujung acara.
Apresiasi Menteri Agama dan Gubernur Jateng
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh panitia atas suksesnya penyelengaraan acara yang berjalan khidmat dan minim keluhan.
"Berakhirnya MTQ bukan berarti berakhir upaya kita mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Tugas kita membumikan nilai Al-Qur'an justru berlanjut setelah ini," pungkas Menag. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan rasa terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Tengah. Ia juga mengapresiasi antusiasme warga serta kerja sama lintas daerah yang membuat suasana Semarang menjadi hangat, rukun, dan kondusif. (Carrieolis Ratu Lathiifu).
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : youtube @Semarang Pemkot, instagram @officialmtqnjateng2026, solobalapan.com