SOLOBALAPAN.COM – Tanggal 23 Agustus mencatat sejumlah peristiwa penting dalam sejarah dunia dan Indonesia.
Pada tanggal ini, salah satu pertempuran terbesar dalam Perang Dunia II, yakni Pertempuran Stalingrad, mulai berlangsung.
Di Indonesia, 23 Agustus juga menjadi tanggal penting karena Presiden Soekarno menyampaikan pidato pertamanya melalui radio setelah kemerdekaan.
Selain itu, terdapat sejumlah peristiwa lain, mulai dari kemerdekaan Meksiko hingga berdirinya Partai Amanat Nasional (PAN).
Baca Juga: Mengenal Eisenhower Matrix, Saat Tak Semua Pekerjaan Harus Dikerjakan Sekaligus
1. Meksiko Merdeka dari Spanyol
Pada 23 Agustus 1821, Meksiko memperoleh kemerdekaan dari Spanyol setelah berlangsungnya perjuangan panjang melawan kekuasaan kolonial.
Kemerdekaan Meksiko menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Amerika Latin dan mengakhiri kekuasaan Spanyol atas wilayah tersebut.
2. Pakta Praha Mengakhiri Perang Austria-Prusia
Pada 23 Agustus 1866, Pakta Praha ditandatangani untuk mengakhiri Perang Austria-Prusia.
Perjanjian tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perubahan peta politik Eropa dan memperkuat posisi Prusia dalam proses penyatuan Jerman.
3. Pertempuran Stalingrad Dimulai
Pada 23 Agustus 1942, Pertempuran Stalingrad mulai berlangsung dalam Perang Dunia II.
Pertempuran antara pasukan Jerman Nazi dan Uni Soviet tersebut kemudian menjadi salah satu pertempuran paling menentukan dalam Perang Dunia II. Kekalahan Jerman di Stalingrad menjadi titik balik penting dalam perang di Front Timur.
4. Soekarno Berpidato melalui Radio
Pada 23 Agustus 1945, Presiden Soekarno menyampaikan pidato pertamanya melalui radio kepada rakyat Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan.
Pidato tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah yang baru berdiri untuk berkomunikasi dengan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Pose “Mangu” Saat Berdoa, Fadly Faisal dan Maudy Effrosina Rayakan 2 Tahun Pacaran Beda Agama
5. Konferensi Meja Bundar Dimulai
Pada 23 Agustus 1949, Konferensi Meja Bundar (KMB) dimulai di Den Haag, Belanda.
Konferensi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian konflik Indonesia-Belanda dan kemudian berujung pada pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada akhir 1949.
6. Armenia Merdeka dari Uni Soviet
Pada 23 Agustus 1990, Armenia mendeklarasikan kemerdekaannya dari Uni Soviet.
Deklarasi tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum Armenia secara resmi menjadi negara merdeka setelah runtuhnya Uni Soviet.
7. Partai Amanat Nasional Didirikan
Pada 23 Agustus 1998, Partai Amanat Nasional (PAN) didirikan.
PAN lahir pada masa awal Reformasi setelah perubahan besar dalam kehidupan politik Indonesia. Partai tersebut kemudian menjadi salah satu partai politik yang mengikuti pemilihan umum di Indonesia.
Baca Juga: Kenapa Suara Hujan Bikin Sebagian Orang Lebih Mudah Tidur?
8. Bibit Waluyo-Rustriningsih Dilantik sebagai Pemimpin Jawa Tengah
Pada 23 Agustus 2008, Bibit Waluyo dan Rustriningsih dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2008–2013.
Pasangan tersebut memimpin Jawa Tengah selama satu periode sebelum kemudian digantikan oleh pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko.
9. Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko Dilantik
Pada 23 Agustus 2013, Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2013–2018.
Pelantikan tersebut menandai pergantian kepemimpinan Jawa Tengah dari pasangan Bibit Waluyo-Rustriningsih.
10. Tokoh yang Lahir pada 23 Agustus
Sejumlah tokoh dari berbagai bidang juga lahir pada 23 Agustus. Di antaranya Sutoyo Siswomiharjo, Pahlawan Revolusi Indonesia yang lahir pada 23 Agustus 1922.
Kemudian Siti Hartinah atau Tien Soeharto, istri Presiden Kedua RI Soeharto yang lahir pada 23 Agustus 1923.
Ada pula Kobe Bryant, legenda bola basket Amerika Serikat yang lahir pada 23 Agustus 1978.
Serta Mulan Jameela, penyanyi Indonesia yang lahir pada 23 Agustus 1979.
Tak ketinggalan Abdul Qodir Jaelani alias Dul, artis yang juga anak dari Ahmad Dhani lahir pada 23 Agustus 2000. (Rastri Rafiarum)
Editor : Ferry Ardi Susanto