SOLOBALAPAN.COM - Koreografi ruang atau site specific adalah salah satu materi yang harus dikuasai seorang koreografer.
Pada cabang koreografi ini, koreografer wajib membuat satu karya yang akan ditampilkan di ruang publik yang sudah dipilih/ditentukan.
Koreografer akan diarahkan untuk bisa menyikapi ruang-ruang publik melalui gerak-gerak yang diadaptasi dari ruang tersebut. Singkatnya, harus memahami challenge dan sesuatu yang ada di sekitar ruang terpilih.
Koreografi ruang sendiri merupakan pendekatan dalam penciptaan gerak pada ruang lingkup tari dimana penari bisa menempatkan ruang tidak hanya sebagai latar tetapi juga elemen aktif.
Bisa juga dikatakan bahwa koreografi ruang mendukung seorang koreografer untuk bisa menciptakan suatu gagasan ide penyusunan gerak melalui ruang sebagai komposisi utama.
Baca Juga: Dari Coblos ke Klik: KPU Sukoharjo Wacanakan E-Voting untuk Pilkades 2026
Melalui eksplorasi ruang, mahasiswa/koreografer dapat menciptakan interpretasi yang berbeda-beda.
Dewi Hafianti pada artikelnya yang berjudul Koreografi Kontemporer Dengan Lokasi Spesifik menjelaskan bahwa pertunjukan tari lokasi spesifik merupakan respondan eksplorasi koreografer terhadap suatu lokasi tertentu.
Koreografi ruang tidak membatasi di mana koreografer dapat menuangkan ide gagasan dan garapnya. Selama ruang tersebut dapat dikembangkan dan dieksplorasi, maka koreografi ruang dapat tercipta dimanapun.
Jembatan, lapangan, garasi, sawah, bahkan gorong-gorong bisa menjadi ruang untuk koreografi. Maknanya, dalam sebuah pertunjukan koreografi ruang, ruang tidak hanya menjadi latar tetapi juga ikut berperan.
Koreografi ruang menciptakan interaksi yang menarik bagi penonton maupun penari karena dapat saling berhubungan secara langsung baik secara batin maupun visual.
Efek verbal yang diberikan juga berbeda dengan koreografi yang tersaji dalam sebuah ruang pementasan. Ada jarak dan intensi yang tercipta diantara penonton dan penari/pemeran. (sen/lz)
Editor : Laila Zakiya