Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Mengulik Ragam Putri Duyung di 3 Negara: Dari Atargatis yang Patah Hati hingga Ningyo Pembawa Malapetaka

Damianus Bram • Rabu, 22 Oktober 2025 | 00:42 WIB
Ilustrasi Putri Duyung.
Ilustrasi Putri Duyung.

SOLOBALAPAN.COM – Putri duyung adalah makhluk mitologi yang sudah melegenda sejak dahulu kala, dikenal berwujud setengah manusia dan setengah ikan.

Namun, tahukah Anda bahwa kisah dan wujud putri duyung memiliki interpretasi yang sangat berbeda di tiap negaranya?

Berikut merupakan kisah dari putri duyung di tiga negara dengan mitos yang unik:

1. Suriah: Atargatis, Sang Dewi yang Patah Hati

Monumen Atargatis di Suriah.
Monumen Atargatis di Suriah.

Di Suriah, mitos putri duyung berpusat pada kisah Atargatis, seorang putri yang jatuh cinta pada manusia biasa (sering disebut Hadad).

Kisah Tragis: Atargatis jatuh cinta pada Hadad dan mengandung seorang anak. Setelah Hadad meninggal karena tak mampu menahan kekuatan dan cintanya, Atargatis yang patah hati terjun ke danau untuk bunuh diri.

Wujud: Para Dewa tidak membiarkan Atargatis mati dan mengubahnya menjadi makhluk setengah ikan. Atargatis dikenal karena kecantikannya yang cemerlang. Transformasi ini menjadi simbol bahwa ia lebih baik bergabung dengan ayah anaknya daripada hidup sendirian.

2. Jepang: Ningyo, Pembawa Perang dan Bencana

Ilustrasi Ningyo.
Ilustrasi Ningyo.

Berbeda dengan mitologi Suriah yang menggambarkan putri duyung sebagai makhluk cantik, di Jepang, putri duyung dikenal sebagai Ningyo.

Wujud: Ningyo digambarkan sebagai makhluk berwajah manusia dengan badan ikan (atau kera). Penampilannya jauh dari kesan cantik dan cenderung aneh.

Mitos Kelam: Orang Jepang percaya bahwa jika seekor Ningyo tertangkap, ia akan membawa malapetaka dan badai ke desa nelayan. Oleh karena itu, nelayan yang tak sengaja menemukan makhluk ini tersangkut di jaring mereka akan segera membuangnya kembali ke laut. Ningyo juga dipercaya sebagai pertanda perang atau bencana jika terdampar di pantai.

3. Irlandia: Merrows, Kontras Kecantikan dan Kejelekan

Ilustrasi Merrows di Irlandia.
Ilustrasi Merrows di Irlandia.

Di Irlandia, makhluk duyung dinamakan Merrows. Penggambarannya hampir sama dengan putri duyung pada umumnya, namun memiliki kontras yang sangat jelas antara jantan dan betina.

Wujud Betina: Digambarkan memiliki wajah yang cantik dan memiliki ekor ikan. Merrows betina memperoleh kekuatan untuk hidup di bawah air melalui sebuah topi merah berbulu yang disebut cohuleen druith.

Wujud Jantan: Jantan dari spesies ini dianggap ganas dan menjijikkan, digambarkan sebagai “bersisik dengan wajah datar, mirip babi, dan gigi panjang, tajam, mirip hiu.” Jelas terlihat kontras yang ekstrem dengan lawan jenisnya yang cantik.

Perbedaan bentuk dan kisah ini menunjukkan betapa beragamnya interpretasi manusia terhadap makhluk mitologi laut. Mana nih kisah putri duyung yang menjadi favorit kalian? (mg1/dam)

Editor : Damianus Bram
#Ningyo #suriah #putri duyung #Merrows #jepang #irlandia #Atargatis