Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bambu Kuning hingga Kaktus: 5 Tanaman yang Dipercaya Dapat Menangkal Energi Negatif

Damianus Bram • Rabu, 15 Oktober 2025 | 01:04 WIB
bambu kuning.
bambu kuning.

SOLOBALAPAN.COM – Selain berfungsi memperindah taman atau halaman rumah, beberapa jenis tanaman dipercaya memiliki kekuatan supranatural yang mampu mengusir energi jahat atau, sebaliknya, memancarkan aura negatif.

Kepercayaan ini berakar kuat dalam tradisi lokal hingga filosofi Tiongkok (Feng Shui) dan India (Vastu Shastra).

Berikut merupakan lima tanaman yang dipercaya dapat mengatasi atau membawa energi gaib:

1. Bambu Kuning: Pembawa Keberuntungan Positif

Baca Juga: Mengupas Sejarah dan Kontroversi Kartu Tarot: Dari Permainan Abad ke-15 Menjadi Alat Okultisme

Bambu Kuning sering dianggap mampu mengusir energi negatif karena warnanya yang cerah dan positif.

Kepercayaan: Dalam Feng Shui, bambu kuning acap kali dianggap sebagai pembawa keberuntungan dan simbol ketahanan.

Penjelasan Logis: Secara ilmiah, belum ada yang bisa membuktikan kekuatan gaibnya. Namun, efek psikologis positif dari warna kuning cerah dan bentuk yang anggun memang dapat meningkatkan suasana hati bagi siapapun yang merawatnya.

2. Daun Kelor: Media Pengusir Makhluk Gaib

Baca Juga: Misteri di Balik Awan: Menggali 3 Kejadian Aneh yang Menggemparkan Langit Dunia, dari Dentuman hingga Perang Bola Api

Daun Kelor adalah tanaman yang sangat terkenal dalam konteks kepercayaan mistis lokal Indonesia.

Kepercayaan: Dalam beberapa kasus, daun kelor kerap dijadikan media untuk mengatasi kasus kerasukan dan ritual mengusir makhluk gaib.

Fakta Ilmiah: Terlepas dari mitosnya, Daun Kelor adalah tanaman yang sangat bermanfaat. Secara ilmiah, daun ini kaya akan antioksidan dan vitamin yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

3. Pakis: Nuansa Positif dari Warna Terang

Tanaman Pakis atau Pakis-pakisan dipercaya membawa aura positif.

Sisi Psikologis: Warna hijau terang dari daun pakis dengan bentuk yang segar dapat memberikan efek psikologis positif, menenangkan, dan membuat suasana rumah terasa lebih hidup dan menyenangkan. Kehadirannya sering dikaitkan dengan energi pembaruan di dalam ruangan.

4. Lidah Mertua (Sansevieria): Panah Racun vs Pelindung

Lidah Mertua adalah tanaman yang memiliki kontroversi dalam filosofi tata ruang. Bentuknya yang runcing dianggap tidak wajar dalam pandangan Feng Shui.

Feng Shui Negatif: Dilansir dari Feng Shui Beginner, bentuk runcing lidah mertua disamakan dengan "panah racun" yang dikhawatirkan dapat menimbulkan hawa negatif jika diletakkan di dalam rumah secara sembarangan.

Mitos Pelindung: Namun, kontroversi ini diperdebatkan. Mengutip Kompas, Lidah Mertua juga dianggap bermanfaat memberikan energi pelindung ke ruang, dan daun yang runcing dapat melindungi dari energi negatif yang ‘membunuh’.

5. Kaktus: Pemicu Kecemasan di Dalam Rumah, Perisai Energi Negatif Di Luar Rumah

Tanaman berduri seperti Kaktus juga menjadi subjek perdebatan, khususnya dalam sistem arsitektur tradisional India kuno, Vastu Shastra.

Vastu Shastra: Sistem ini menyarankan agar kaktus tidak diletakkan di dalam rumah karena durinya dipercaya memancarkan energi negatif, yang dapat memicu kecemasan, keretakan dalam rumah tangga, bahkan stress.

Fungsi Positif: Sebaliknya, Vastu Shastra menyarankan untuk meletakkan kaktus di luar ruangan, di mana ia berfungsi sebagai "perisai energi negatif" alami.

Kepercayaan mengenai tanaman dan energi ini diduga sudah ada sejak dahulu kala.

Terlepas dari pembuktian ilmiah, kita patut menghormati tradisi dan kepercayaan orang yang masih meyakini kekuatan spiritual tanaman tersebut. (dam)

Editor : Damianus Bram
#tanaman #feng shui #Pakis #kaktus #menangkal energi negatif #daun kelor #Bambu Kuning #lidah mertua #Vastu Shastra