SOLOBALAPAN.COM – Ilmu hitam berupa santet (teluh) adalah praktik yang, secara mengejutkan, masih diminati dan dipercaya oleh sebagian masyarakat Indonesia hingga saat ini.
Penggunaan santet umumnya bertujuan untuk mengganggu, melukai, merusak kesejahteraan, atau bahkan membunuh seseorang dari jarak yang sangat jauh, dengan bantuan gaib.
Dikutip dari Jurnal UIN Antasari, santet didefinisikan sebagai masuknya benda-benda atau sesuatu ke tubuh orang lain secara gaib (bantuan jin dan setan) dengan tujuan merusak kesejahteraan atau menyakiti.
Praktik ini sendiri sudah muncul sejak zaman kerajaan-kerajaan kuno di Jawa (seperti Majapahit) dan Bali, di mana pengguna ilmu supranatural memiliki peran khusus dalam pertahanan spiritual kerajaan.
9 Jenis Santet yang Masih Populer
Meskipun mayoritas masyarakat Indonesia memegang teguh ajaran agama, tak jarang orang yang masih percaya dan menggunakan ilmu-ilmu hitam.
Menurut Ustadz Abu Iqbal dalam Repository UIN Walisongo Semarang, berikut merupakan jenis-jenis santet yang populer:
1. Santet Pemisah: Bertujuan merusak hubungan, seperti perceraian antara suami dan istri, atau putusnya ikatan persaudaraan/pertemanan.
2. Santet Mahabbah (Pelet/Penarik Cinta): Digunakan untuk membuat target jatuh cinta atau terobsesi pada pengirim santet, seringkali melanggar kehendak bebas target.
3. Santet Takhayul: Santet yang menciptakan halusinasi, delusi, atau ketakutan tak beralasan pada korban.
4. Santet Pembuat Kelesuan: Bertujuan membuat target kehilangan semangat hidup, malas bekerja, atau kelesuan dalam beraktivitas.
5. Santet Suara Panggilan: Jenis santet yang membuat korban terus-menerus mendengar suara-suara aneh atau panggilan misterius.
6. Santet Pembawa Penyakit: Santet yang bertujuan mengirimkan penyakit medis atau non-medis ke tubuh korban, seringkali sulit dideteksi dokter.
7. Santet Pendarahan: Santet khusus yang menargetkan organ tertentu untuk menyebabkan pendarahan internal yang tak terjelaskan secara medis.
8. Santet Penghalang Pernikahan: Digunakan untuk menggagalkan atau menghalangi proses pernikahan seseorang dengan berbagai cara gaib.
9. Santet Al A’in (Mata yang Dengki): Santet yang terjadi akibat pandangan mata yang penuh kedengkian atau iri hati, menyebabkan nasib buruk atau kerusakan mendadak pada objek yang dilihat.
Ilmu Putih: Lawan dari Ilmu Hitam yang Taat Ibadah
Lawan dari ilmu hitam adalah ilmu putih, yang memiliki kecenderungan baik. Perbedaan mencolok tidak hanya pada tujuan, tetapi juga pada penggunanya.
Dikutip dari netralnews.com, dukun ilmu hitam cenderung frontal, ambisius, dan tidak segan melukai. Mereka mudah dinilai jahat oleh masyarakat.
Sebaliknya, dukun ilmu putih masih ada kecenderungan merasa melakukan hal yang benar melalui perdukunan.
Menariknya, pengguna ilmu putih seringkali masih taat dalam melakukan rangkaian ibadah mereka untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, menunjukkan batas tipis antara praktik spiritual dan supernatural. (mg1/dam)
Editor : Damianus Bram