SOLOBALAPAN.COM - Menjelang Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Pasar Antik Triwindu di Kota Solo kembali ramai dikunjungi para pecinta kebaya.
Tak sedikit kaum hawa yang memanfaatkan momen ini untuk tampil anggun dengan busana khas Kartini, lengkap dengan kebaya dan kain batik.
Dikenal sebagai sentra barang antik, Pasar Triwindu yang terletak di Jl. Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Solo ini ternyata juga menjadi tempat favorit untuk mencari kebaya dengan harga terjangkau dan motif unik.
Baca Juga: Sidowayah Klaten Resmi Jadi Desa Semerbak Bunga, Ribuan Bugenvil Ditanam untuk Tarik Wisatawan
Salah satu figur inspiratif yang turut mengangkat kebaya sebagai bagian dari identitas budaya adalah Rania Yamin, content creator muda sekaligus putri dari lingkungan Istana Mangkunegaran.
Dalam salah satu unggahan Instagram-nya, Rania menyebut ia kerap mencari koleksi kebaya ke Pasar Triwindu.
“Harus telusuri hingga dalam, jangan malas,” tulisnya.
Di lantai 2 pasar, kamu bisa menemukan kios Kebaya Mbak Nunuk yang menjual kebaya baru dan second dengan harga mulai Rp30 ribu, selendang mulai Rp15 ribu, hingga rok batik dengan aneka motif.
Selain itu, banyak kios lain yang juga menjajakan kebaya bermodel klasik maupun modern.
Tak hanya soal harga, kebaya juga menyimpan makna simbolik.
Baca Juga: Reaksi Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Tekuk Afganistan di Piala Asia U-17 2025
Dalam budaya Indonesia, kebaya melambangkan kekuatan, keanggunan, dan kemandirian perempuan. Tak heran jika busana ini selalu dikaitkan erat dengan sosok R.A. Kartini.
Pembayaran di pasar ini sudah mendukung tunai dan non-tunai, namun disarankan tetap membawa uang cash untuk berjaga-jaga jika kios yang dituju belum menggunakan sistem digital.
Jadi, bagi kamu yang ingin tampil elegan di momen Hari Kartini, Pasar Triwindu bisa jadi tempat berburu kebaya yang wajib kamu kunjungi!
Editor : Nindia Aprilia