SOLOBALAPAN.COM - Sendang Drajat yang berlokasi di dekat puncak Gunung Lawu dikenal sebagai tempat keramat.
Saking sakralnya, ada larangan yang harus dipatuhi oleh para pendaki ketika singgah di sendang ini.
Sendang Drajat merupakan mata air yang dahulu digunakan sebagai pemandian Prabu Brawijaya V. Air ini dipercaya memiliki khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Air di sendang ini juga dipercaya bisa memberikan mukjizat. Konon katanya, dengan mandi di sendang ini dalam hitungan ganjil, maka bisa meningkatkan derajat atau pangkat seseorang.
Khasiat lain dari air Sendang Drajat disebut mampu menyembuhkan beragam penyakit.
Maka, tak jarang pendaki terutama warga yang melakukan lelaku tirakat membawa pulang air bertuah itu. Air diwadahi botol minuman bekas yang dibawa.
Sumur di Sendang Drajat ini memiliki kedalaman dua meter. Airnya jernih dan bisa langsung diminum tanpa perlu dimasak.
Meski berada di puncak Gunung Lawu dan diambil terus menerus, air di sumur ini tak pernah habis maupun kering.
Oleh karena itu, Sendang Drajat dikenal juga sebagai tempat ajaib yang ada di Gunung Lawu.
Meskipun begitu, terdapat larangan-larangan yang harus dipatuhi para pendaki ketika mengunjungi Sendang Drajat. Berikut ini di antaranya
- Dilarang berfoto dengan pose menghina atau merendahkan Sendang Drajat.
- Dilarang masuk ke dalam sendang dengan menggunakan alas kaki (wajib melepas sandal/sepatu).
- Dilarang cuci muka/cuci kaki/cuci tangan di dalam sendang.
- Dilarang menaruh benda apa pun ke dalam sendang, seperti uang, kain serta bunga atau sesajen yang lama-lama akan membusuk dan mencemari air sendang.
Konon, ada seorang pendaki dikabarkan mengalami kejadian tak wajar. Tubuhnya kaku seperti membeku. Ini karena yang bersangkutan kencing di Sendang Drajad.
Oleh karena itu, saat berkunjung ke Sendang Drajat sangat disarankan untuk bersikap sopan (di)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo