Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Mengenal Istilah Gerong dalam Karawitan Gaya Solo! Ternyata Maknanya Cukup Unik dan Jarang Diketahui

Nindia Aprilia • Jumat, 3 Mei 2024 | 21:52 WIB
Ilustrasi penggerong laki-laki.
Ilustrasi penggerong laki-laki.

SOLOBALAPAN.COM - Gerong atau bisa juga disebut Gerongan merupakan salah satu komponen yang tak pernah lepas dari karawitan.

Dikutip dari jurnal "Ki Wiryah Sastrowiryono dalam Dunia Karawitan Jawa: Guru, Pengrawit, dan Pencipta Gendhing" karya Bambang Pudjasworo dan Anon Suneko, Gerong adalah suara tetembangan yang mengiringi gending pada tempat-tempat yang sudah ditentukan.

Terdapat dua jenis gerongan yakni gerongan salisir dan gerongan inggah.

Gerongan salisir adalah gerongan yang terdapat pada struktur ketawang atau ladrang yang biasanya terletak di bagian ngelik.

Dapat diidentifikasi juga bahwa gerongan dilagukan ketika sindhen sudah selesai melagukan sindhenan satu kali secara utuh.

Biasanya yang menggunakan gerongan salisir adalah ladrang Wilujeng, ladrang Asmarandana, ladrang Sri Kuncara, dan lain-lain.

Berbeda dengan gerongan salisir, gerongan inggah yakni gerongan yang terdapat pada struktur gending.

Gerongan inggah bertugas menjadi jembatan atau tanda menuju bagian inggah atau bagian ciblon dalam struktur gending.

Contoh dari gerongan inggah yakni yang menggunakan cakepan/lirik asmarandana atau kinanthi.

Gerongan dalam karawitan gaya Solo ternyata memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting.

Gerong bertanggung jawab untuk memperindah sebuah gending yang disajikan. Selain memperindah, gerong juga mempertegas suasana dan watak dari sebuah gending.

Maka dari itu, penggerong harus memiliki kemampuan memahami dan menghayati watak serta jiwa dari sebuah gending.

Cengkok lagu dan gaya gerongan pasti terikat dengan ritme sebuah gending. Nada-nada yang dibawakan gerong pasti tak jauh dari nada pokok sebuah gending.

Gerong biasanya dilagukan secara koor atau bersama dengan penggerong yang jumlahnya lebih dari satu orang.

Salah satu fakta menarik dari gerong adalah penggerongnya atau yang melakukan gerong biasanya adalah laki-laki.

Karena gerongan sendiri memiliki tugas memperjelas gending sehingga laki-laki menjadi opsi yang pas untuk melagukan vokal gerongan.

Tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa perempuan bisa menjadi seorang penggerong.

Itulah sedikit penjelasan tentang gerong yang ada pada karawitan gaya Solo. Semoga bisa menambah wawasanmu. (mg2/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#Gerong #karawitan #gaya #solo