Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ternyata ini Asal-usul Kecamatan Jebres, Mempunyai Kisah yang Unik dan Ambigu Namun Belum Diketahui Warga Solo

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 1 Mei 2024 | 21:07 WIB
Makam Mbah Demang Jebres di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta
Makam Mbah Demang Jebres di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

SOLOBALAPAN.COM – Jebres merupakan salah satu kecamatan di bagian timur Kota Solo yang menjadi kecamatan terbesar ketiga di Kota Solo dengan 138.921 jiwa penduduk.

Kecamatan Jebres ini juga menjadi tempat berlokasinya kampus Universitas Sebelas Maret, Institut Seni Indonesia, Taman Wisata Jurug, serta Makam Pahlawan Kusuma Bhakti.

Sebagai kecamatan yang cukup besar dan terkenal, ternyata kecamatan Jebres memiliki sejarah yang cukup ambigu.

Sebagian orang percaya bahwa daerah ini dikenal dengan nama Jebres karena nama pengusaha Belanda Victor J.Pressen, pemilik pengolahan keju Victory.

Menurut Instagram @kanjengnuky, asal-usul Jebres berasal dari cerita masa Perang Jawa tentang Mbah Demang Jebres, yang makamnya berada di daerah Pedaringan Surakarta.

J.Pressen atau Van der Jeep Reic/ Jeep Reic diperkirakan lebih dahulu berada di Surakarta. Hal ini diperkuat dengan penyebutan Ki Demang yang juga memakai nama Jebres.

Ki Demang Jebres sendiri adalah kepala telik sandi pasukan Diponegoro yang bermarkas di Gunung Kendil (sekarang Argo Budaya UNS).

Gunung Kendil adalah tempat pasukan Diponegoro yang berafiliasi dengan Sunan Pakubuwono VI, raja Surakarta saat itu.

Pasukan yang dipimpin oleh Demang Jebres,Joyo Mustopo dan dibantu oleh wakilnya Suryo Padmo Negoro dapat bergerak dan terlindungi oleh hutan lebat di Gunung Kendil.

Karena Belanda sering kalah dengan bantuan telik sandi di gunung Kendil hingga Belanda menambah pasukan orang asli dan orang Belanda.

Pada 23 September 1827, Ki Joyo Mustopo tiba di daerah gunung Kendil untuk membentuk pasukan pengintai yang kuat. Itu kemudian disebut pasukan Balkiyo.

Menurut penjelasan di atas, penamaan kata Jebres masih menjadi misteri karena kata itu mungkin berasal dari istilah Belanda untuk daerah itu, Land Forest-Lanfres.

Namun, apapun pendapat kita. Kearifan lokal dan kisah menarik yang pernah terjadi dan menjadi bagian penting dari sejarah kota Surakarta Hadiningrat perlu dilestarikan. (di)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#jebres #Gunung Kendil #Mbah Demang #solo