Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Misteri Pabrik Gula Ceper di Klaten, Ada Sosok Mbah Drajat yang Konon Melindungi Area dari Niat Buruk dan Ular

Reinaldo Suryo Negoro • Selasa, 23 April 2024 | 20:29 WIB
Pabrik Gula Ceper Klaten yang konon menyimpan misteri. (DOK. PRIBADI/ SISCA)
Pabrik Gula Ceper Klaten yang konon menyimpan misteri. (DOK. PRIBADI/ SISCA)

SOLOBALAPAN.COM - Kabupaten Klaten yang terkenal dengan tanahnya yang subur ternyata memiliki Pabrik Gula tepatnya berada di daerah Sinden, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.

Dilansir dari Youtube Kisah Tanah Jawa, Pabrik Gula Ceper dibangun oleh Belanda sekitar tahun 1870 sampai 1880an, lalu mangkrak pada tahun 1998 akibat krisis moneter.

Pada saat itu, sistem kasta masih kental di kalangan pabrik antara pribumi dan orang Belanda.

Pada saat itu, orang-orang pribumi mengganggap memiliki kasta yang lebih rendah dari menir-menir atau tuan di pabrik gula.

Ada suatu kejadian sekitar 100 tahun yang lalu di mesin pabrik berupa roda gila (flywheel), terjadi cekcok antara pekerja pribumi dengan pengawas atau mandor Belanda.

Cekcok tersebut mengenai masalah keuangan yang belum dibayarkan.

Ketika sosok Belanda sedang berkelahi ada orang yang mendorong dan terjatuh ke roda gila yang mengakibatkan tubuhnya terpotong menjadi separuh dari pinggul ke bawah.

Sosok separuh kini konon masih ada secara gaib di Pabrik Gula Ceper dan berlari-lari di sekitar mesin roda gila.

Selain itu, terdapat misteri adanya suara-suara yang tak bisa dijelaskan dan terdengar ketika di dalam Pabrik Gula.

Pengalaman misteri juga dituturkan oleh Pak Sofyan kepala satpam yang menjadi narasumber di Youtube Kisah Tanah Jawa.

Dulu Pak Sofyan melihat ada kejadian pencurian atau niat bruruk sekitar 2003 saat shift malam.

Saat itu, suplai listrik ke perumahan karyawan konslet, Pak Sofyan mencari penyebabnya, waktu itu pohonnya masih tinggi.

Menurut praduga Pak Sofyan, ada ranting yang menumpang di kabel sehingga menyebabkan mati.

Tetapi, saat dicek ternyata ada kabel putus yang dipotong oleh orang yang memiliki niat buruk mencuri kabel.

Namun, si pelaku langsung mendapat ganjarannya.

Pelaku pencurian itu ditemukan meninggal terlilit kabel yang masih menyala.

Ada dua pelaku pencuri kabel dan semuanya meninggal dunia, diduga yang satu terlilit dan tersengat kabel listrik, yang kedua berniat untuk menolong tetapi malah ikut tersengat juga.

Diduga kejadian pencurian ini terjadi ketika malam hari yang sedang hujan, tangannya basah jadi mengakibatkan memudahkan tersengat listrik kejadian berlangusng sekitar 2 - 3 jam, akhirnya mayat kedua pelaku sudah kaku karena terbakar.

"Kalau ke pabrik ini niatnya buruk seperti mencuri atau memiliki niat mencari mistisnya hanya untuk membuat kesan pabrik gula ini menjadi seram pastilah mendapat teguran dari Mbah Drajat salah satu sesepuh di Pabrik Gula," ungkapnya.

Tokoh Mbah Drajat sendiri merupakan salah satu leluhur di desa Sinden yang dimakamkan di area Pabrik Gula Ceper.

Biasanya beliau yang berdiskusi dengan para tuan menir yang datang di ke daerah Sinden untuk menggunakan daerah Sinden sebagai kawasan Pabrik Gula.

Waktu itu, penindasan oleh Belanda itu tidak semua benar dilakukan oleh Belanda.

Hal ini dibuktikan dengan posisi makam Mbah Drajat dengan tuan menir satu garis lurus yang artinya memiliki posisi yang setara.

Mbah Drajat pun konon juga melindungi warga yang dipekerjakan di pabrik gula tersebut agar tidak diperlakukan semena-mena oleh para tuan Belanda.

Secara pandangan metafisika Om Hao, sosok Mbah Drajat menjaga area pabrik gula dari sosok-sosok yang memiliki niat buruk dan dari hewan seperti ular agar tidak mengganggu pekerja di area perkebunan tebu yang penuh dengan semak-semak.

Mbah Drajat memiliki pegangan dari Nyai Sawer Drajat yang dimaksudkan untuk menjaga lingkungan di Pabrik Gula Ceper.

Selain itu ada, gangguan berupa suara-suara gaib. Hal ini pernah dialami satpam yang shift pada Sabtu (20/4).

“Saya pernah mendengar seperti suara-suara yang ramai tetapi kalau lihat dalam bentuk sosok belum pernah sama sekali,” ungkap salah satu satpam yang bekerja di Pabrik Gula Ceper. (mg3/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#Mbah Drajat #klaten #pabrik gula Ceper #misteri