SOLOBALAPAN.COM – Dalam bahasa Indonesia, sawang sinawang dapat diartikan sebagai memandang, dipandang / saling memandang.
Sawang sinawang merupakan istilah yang digunakan oleh kebayakan masyarakat Jawa tentang perilaku membandingkan kehidupan pribadi dan orang lain.
Filososi ini sebenarnya mempunyai maksud dan tujuan untuk belajar bersyukur atas apa yang sudah kita miliki dan apapun yang kita lihat dari orang lain belum tentu baik untuk kita.
Dikutip dari chanel youtube Maiyah.com Emha Ainun Najib berkata jika sawang sinawang adalah kesempatan untuk saling bercermin, berempati atau mengandaikan apabila dirinya berada di posisi orang yang sedang diperbandingkan.
Selain itu, sawang sinawang juga dapat digunakan sebagai wahana belajar untuk mensyukuri nikmat Tuhan yang belum tentu orang lain akan mendapatkannya.
Dalam kehidupan sehari – hari, konsep hidup sawang sinawang mempunyai maksud dan tujuan yang baik. Berikut beberapa contoh nya:
1. Selalu bersyukur
Selalu bersyukur dalam kehidupan sehari – hari merupakan tindakan yang tepat agar selalu berfikir positif.
Secara umum, bersyukur adalah tindakan yang sederhana namum terkadang sulit untuk dipraktekkan kebanyakan orang.
Sederhananya setiap orang yang jarang bersyukur akan muncul perasaan iri terhadap pencapaian orang lain, lebih buruknya akan menimbulkan pikiran negatif yang justru merugikan diri sendiri.
2. Kesuksesan orang lain menjadi motivasi
Terkadang jika melihat teman maupun keluarga yang sukses dalam pendidikan maupun pekerjaan dapat menimbulkan perasaan iri di dalam hati.
Dengan adanya perasaan tersebut, alangkah baiknya kita membalik pola pikir kita agar melihatnya secara positif tentang kesuksesan yang didapatkan oleh orang lain.
Hal itu bertujuan untuk memunculkan motivasi dalam diri agar lebih semangat dalam menjalani kehidupan sehari – hari serta dapat meraih kesuksesan dengan pola pikir yang sehat dari kpenerapan konsep sawang sinawang.
3. Percaya bahwa rezeki tidak akan tertukar
Kiranya dalam agama manapun percaya jika Tuhan tidak akan salah dalam memberikan rezeki kepada umatnya.
Semuanya telah diatur dengan sedemikian rupa untuk menjamin setiap hambanya mempunyai rezeki yang lebih maupun cukup.
Meskipun begitu, selayaknya manusia kita diwajibkan untuk tetap berusaha mencari karena rezeki tidak akan datang dengan sendirinya.
Rezeki yang diterima pun beragam, terdapat nikmat sehat, makanan, kelancaran, kebahagiaan dan tidak melulu tentang uang.
4. Sabar dan kuat saat menerima cobaan
Kehidupan sebagai manusia tentunya kita selalu dihadapkan dalam berbagai masalah dan cobaan.
Masalah dan cobaan yang datang bermacam-macam bentuknya, ada yang kurang harta nya, diberikan sakit, kelaparan dan musibah-musibah lain yang menambah beban hidup.
Namun jika menerapkan konsep sawang sinawang di kehidupan sehari – hari, kita dapat tetap bersabar dan mampu melewati semua ujian yang dialami.
Dengan begitu, tentunya hidup kita akan menjadi lebih tenang. Kita juga harus percaya bahwa semua jalan dari Tuhan adalah skenario paling terbaik dalam hidup ini.
5. Fokus untuk memperbaiki diri
Dari keseluruhan konsep yang dijelaskan diatas, untuk yang terakhir ini merupakan contoh yang paling mending dilakukan oleh kita.
Fokus terhadapat diri sendiri bisa dimulai dengan menentukan tujuan hidup yang jelas dan terencana.
Fokus terhadap tujuan yang akan dicapai tanpa memikirkan orang lain dinilai mampu untuk menambah kepercayaan diri, selain itu juga dapat menambah semangat dan keyakinan sendiri agar terus berusaha keras untuk mewujudkan keinginan yang akan dicapai.
Begitulah beberpa contoh penerapan konsep hidup sawang sinawang yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari – hari.
Sebagai orang jawa, sawang sinawang mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas apa yang kita terima.
Selain itu apabila diberi cobaan oleh Tuhan agar selalu sabar dan kuat dalam menjalani karena percaya jika cobaan yang diterima saat ini belum seberapa, jika dibandingkan dengan cobaan yang diterima oleh orang lian. (mg1/nda)
Editor : Nindia Aprilia