Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Hidupkan Kesenian Tradisional, Kampung Wayang Mulai Dikenal Hingga Kenalkan Kesenian Karawitan

Rudi Hartono RS • Jumat, 12 April 2024 | 20:00 WIB
LIHAI: Pengrawit asal Kampung Sawahan, Desa/Kecamatan Jaten iringi pergelaran wayang kulit.
LIHAI: Pengrawit asal Kampung Sawahan, Desa/Kecamatan Jaten iringi pergelaran wayang kulit.

SOLOBALAPAN.COM - Desa Jaten, Kecamatan Jaten, merupakan wajah sekaligus gerbang masuk Kabupaten Karanganyar.

Tak mengherankan pemerintah desa (pemdes) setempat giat menggali potensi yang ada di wilayahnya. Salah satunya dengan hadirnya Kampung Wayang di Kampung Sawahan.

Hadirnya Kampung Wayang, tak lepas dari dua sosok seniman yang getol nguri-uri budaya Jawa.

Mereka adalah Ki Cahyo Kuntadi dan Ki Dalang Gendut. Keduanya adalah dalang yang cukup intens terhadap perkembangan wayang kulit.

Kondisi tersebut memacu Pemerintah Desa (Pemdes) Jaten, untuk berkolaborasi dengan kedua seniman ini. Sehingga terbentuklah Kampung Wayang di Kampung Sawahan.

“Pembentukan kampung wayang saat ini, tidak sekadar menghidupkan wayang dalam balutan pergelaran. Akan tetapi menjamah ke sejumlah kesenian lainnya. Salah satunya kesenian karawitan,” kata Kepala Desa (Kades) Jaten Harga Satata kepada Jawa Pos Radar Solo.

Diketahui, Kampung Sawahan termasuk wilayah pintu masuk Bumi Intanpari dari arah barat. Lokasinya yang strategis, didukung sumber daya manusia (SDM) berkompeten di bidang seni.

Inilah yang memuluskan jalan pemdes setempat, dalam membuat kegiatan dalam balutan seni dan budaya.

“Belum lama ini ada pentas dalang cilik. Antusiasme warga sangat luar biasa. Kami juga berkoordinasi dengan para seniman untuk mengembangkan Kampung Wayang. Warga setuju. Bahkan pemerintah Kecamatan Jaten juga mendukung,” imbuh kades.

Tak sekadar menghidupkan kesenian tradisional, hadirnya sejumlah event juga memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) di Desa Sawahan.

Alhasil sejumlah pergelaran wayang kulit yang diadakan, diklaim sukses besar.

“Karena mampu menarik perhatian warga, termasuk pengunjung dari luar desa. Pelaku UMKM juga laris manis, dagangannya diborong pengunjung,” ujar kades.

Kondisi tersebut mematik dukungan penuh dari pemerintah Kecamatan Jaten. Alhasil Pemdes Jaten berani mendirikan kelompok sadar wisata (pokdarwis).

Harapannya, ke depan bisa ditetapkan sebagai salah satu desa wisata budaya di Bumi Intanpari.

“Draf pembentukan pokdarwis sudah kami konsultasikan dengan pemerintah kecamatan. Saat ini sedang digarap sekretaris desa bersama kepala dusun di Kampung Sawahan. Termasuk melibatkan para seniman di sana,” ungkap kades. (rud/fer)

Editor : Nindia Aprilia
#tradisional #karanganyar #kampung #wayang