Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Misteri Majasto, Konon Merupakan Markas Jin dengan Tanah yang Harum yang Berhasil Ditaklukkan Ki Ageng Sutawijaya

Reinaldo Suryo Negoro • Jumat, 5 April 2024 | 23:06 WIB
Kompleks makam Bumi Arum di Desa Majasto, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Kompleks makam Bumi Arum di Desa Majasto, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM - Jelang Lebaran,sebuah daerah di Tawangsari, Sukoharjo, yang bernama Majasto menjadi jujugan warga Solo Raya.

Kebanyakan dari tujuan mereka adalah berburu baju Lebaran di toko-toko di daerah tersebut yang terkenal dengan harga miring.

Di balik kemeriahan jelang Lebaran di toko-toko tersebut, ada kisah-kisah misteri yang sudah kondang tentang daerah Majasto.

Dilansir dari akun Instagram Misteri Solo, konon, area Majasto ini dulunya adalah markas jin.

Namun, Ki Ageng Sutawijaya, salah satu murid Sunan Kalijaga, berhasil mengobrak-abrik markas tersebut.

Tentu, ada alasan tersendiri mengapa Eyang Sutawijaya bersikukuh untuk mengusir para jin dari tanah tersebut dan menjadikannya tempat dakwah.

Dia percaya bahwa daerah Majasto diberkahi Tuhan dengan tanah yang harum.

Keyakinan dari Ki Ageng Sutawijaya kiranya tidak salah.

Hal ini dibuktikan dengan tradisi penguburan orang yang dilaksanakan di daerah tersebut.

Meski jenazah dikebumikan hanya dalam kedalaman setengah meter, tidak tercium bau busuk dari makam.

Tentu ini berbeda dari kebiasaaan makam lain di daerah lain yang dimana mengharuskan jenazah dikebumikan dengan kedalaman minimal 1,5 meter.

Bahkan, sejumlah tokoh ternama seperti Sunan Gunungjati dan Sultan Agung Hanyokrokusomo sampai mengambil sejengkal tanahnya untuk ditaruh di daerah mereka. 

Dengan keistimewaaanya, wajar saja jika banyak orang yang berharap bisa dikubur di sana kompleks pemakaman yang dinamakan Bumi Arum tersebut.

Kendati demikian, sudah ditetapkan sebuah aturan bahwa orang yang bisa dimakamkan adalah anak dan cucu dari jenazah yang dimakamkan di situ. (rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#Ki Ageng Sutawijaya #sukoharjo #Majasto #Harum #kuburan