SOLOBALAPAN.COM - Pernahkah kalian mendengar tentang lancaran Penghijauan? Lancaran Penghijauan adalah salah satu lancaran yang bertemakan tentang lingkungan.
Dikutip dari Jurnal Keteg "Gending dalam Perspektif Ekologi: Studi Kasus Gending-Gending Karya Tjokrowarsito" karya Siswati, lancaran Penghijauan diciptakan oleh Ki Tjokrowarsito, seorang seniman asal Yogyakarta.
Diketahui gending ini lahir sekitar tahun 1966, lalu kemudian mulai dikenal oleh seniman dan masyarakat.
Lingkungan dan kondisi sosial yang berubah menjadi latar belakang utama dalam penciptaan lancaran Penghijauan karya Ki Tjokrowarsito ini.
Selain itu beliau juga memiliki posisi yang dekat dengan pemerintahan dan masyarakat yang mendorong beliau untuk turut andil dalam kepentingan masyarakat melalui karyanya.
Tjokrowasito memilih lancaran sebagai bentuk karya yang ia ciptakan karena bentuk lancaran adalah bentuk musikal yang sederhana, sehingga pesan yang ingin disampaikan lebih mudah dipahami oleh pendengarnya.
Lancaran Penghijauan tidak membutuhkan unsur estetika yang rumit dan waktu penyajian yang berkepanjangan.
Pesan yang ingin disampaikan dalam Lancaran Penghijauan yakni ajakan kepada masyarakat agar aktif dalam upaya penanaman kembali pohon sebagai langkah reboisasi.
Diungkapkan juga, bahwa kegiatan penebangan hutan secara ilegal dapat menimbulkan berbagai masalah lingkungan, seperti erosi, longsoran tanah, dan bencana banjir.
Berikut adalah pemetaan makna lirik yang ada pada lancaran Penghijauan menurut Siswati.
Lirik Lancaran Penghijauan terjemahan menurut Siswati.
Yen kongsia yen kongsia
Kalau bisa (dapat) jangan sampai,
Kekayone pagunungan
Kayu-kayu yang ada di pegunungan
Baca Juga: Eksplorasi Makna dalam Tembang Macapat Kinanthi: Kekayaan Budaya Jawa yang Abadi
Rinusakan kongsi gundul kabeh
Dirusak hingga semua (lahan) gundul
Eling-eling bebayane
Ingatlah akibatnya (bahayanya)
Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Gending Ladrang Wilujeng, Makna dan Kegunaannya dalam Kehidupan
Erosi kang akibate
Dapat mengakibatkan erosi
mahanani banjir sak kiwa tengene
Serta mengakibatkan banjir di sekitarnya
E e e mula becik ditanduri E e e lebih baik ditanami
E e e kang tetela murakabi E e e yang lebih bermanfaat
Bener tur diatur tinata rintik-rintik
(ditanam) dengan baik dan ditata rapi
E e kang asile weh raharjaning nagari
E e yang hasilnya membuat
Negara menjadi tentram
(karena tidak terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor)
Lancaran penghijauan karya Tjokrowarsito dapat digunakan sebagai media promosi program pemerintah dalam upaya perbaikan lingkungan yang sudah rusak. (mg2/nda)
Editor : Nindia Aprilia