SOLOBALAPAN.COM - Sendang Winong yang terletak di belakang Pasar Tawang kuno tepatnya berada Desa Ngreco, Kecamatan Weru, Sukoharjo memiliki tempat yang dianggap wingit atau penuh misteri oleh orang sekitar.
Sendang Winong ini berupa sumur yang digunakan warga sekitar untuk mandi dan mencuci dan sudah ada sejak tahun 1930.
Warga sekitar tidak mengetahui secara pasti mengapa diberi nama Winong.
Pasalnya, sesepuh di desa yang mengetahui cerita mengenai asal usul sendang tersebut sudah meninggal.
Kendati demikian, mitos yang masih ada dan dipercaya masyarakat adalah adanya batu berukuran besar di belakang sendang yang diberi nama 'ngipik',
Di sela-sela batu itu berukuran besar itu terdapat pohon kepuh.
Konon, masyarakat percaya bahwa di area batu besar terdapat gua.
Namun, tidak ada yang berani mendekati gua yang ada di dekat batu.
Selain itu, terdapat mitos yang berasal dari orang indigo atau yang kerap juga disebut "orang pintar" di dekat desa.
Mereka percaya bahwa di pohon kepuh yang berada di antara dua batu itu ada ular gaib seukuran tiang rumah dan melingkar di pohon.
Orang-orang indigo mengatakan bahwa setiap malam suro terdengar suara klenengan atau suara gamelan yang diduga bersumber dari ngipik atau Sendang Winong.
Bu Beni salah satu warga yang tinggal di depan Sendang Winong pun menyampaikan pendapatnya tentang kejadian misteri di area tersebut.
"Saya sendiri selama 22 tahun tinggal disini tidak pernah mengalami kejadian mistis secara langsung, tetapi sering mendengar dari orang pintar kalau di pohon ngipik itu ada ular besar," ungkapnya pada Minggu (31/3).
Di Sendang Winong juga terdapat kamar mandi umum, yang bisa digunakan warga setempat atau pengunjung dari luar maupun pembeli dan pedagang di Pasar Tawang karena lokasinya yang berdekatan.
Diketahui, bahwa program pembangunan kamar mandi umum adalah program pemerintah daerah dengan maksud agar bisa digunakan masyarakat umum.
Tetapi, kamar mandi di Sendang Winong terlihat jarang dipakai.
Pasalnya, di Pasar Tawang sudah ada kamar mandi sendiri dan tentunya warga sekitar juga sudah memiliki kamar mandi masing-masing.
Awal ketika pembangunan kamar mandi terdapat pohon beringin yang ditebang karena program pemerintah.
Tetapi menurut Bu Beni, selain pohon itu, ada pohon lain di sekitar Sendang Winong yang kiranya dikeramatkan sehingga tidak ada yang berani untuk menebangnya.
"Tidak ada yang berani menebang pohon mba, dulu ada pohon di dekat septic tank tetapi roboh sendiri karena sudah tua," lanjutnya.
"Selain itu paling hanya menebang-nebang di pinggir sekedar merapikan saja" tambah Bu Beni.(mg3/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro