SOLOBALAPAN.COM - Tawangsari adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sukoharjo yang terkenal akan kuliner jenang dan minuman jamu.
Selain terkenal akan kuliner, ternyata di daerah Tawangsari memiliki bangunan yang mangkrak di pinggir jalan yang menyimpan misteri.
Bangunan itu tidak jelas asal usulnya mau dibuat untuk apa, karena terlihat dari luar bangunan seperti belum jadi seutuhnya.
Meski dinding bangunan terlihat kokoh, tetapi bangunan itu berdiri dengan ada jendela yang belum terpasang dan didalam bangunan banyak ruang kosong.
Hal itu tampak dari luar, karena banyak jendela yang tidak ditutup.
Konon bangunan itu sudah ada sejak tahun 1990-an dengan pemiliknya yang bernama Wisnu.
Wisnu sendiri adalah orang luar daerah yang berniat membangun di tempat itu tetapi belum diketahui secara pasti dari daerah mana.
Hal itu diungkapkan oleh salah satu penjual es buah yang berjualan di dekat bangunan itu, Lek Tun.
"Dulu pernah digunakan sebagai pabrik kasur, tetapi ga sampai lama, langsung pada pindah, tidak ada yang menetap disitu, tidak ada yang betah," ungkapnya pada Jumat (29/3).
Menurut Lek Tun , dia pernah mendengar bahwa berbagai macam makhluk halus ada di di bangunan itu.
Dulu sempat ada yang menempati, tetapi sekarang sudah lama ditinggal.
"Disitu ya tempatnya segala macam memedi ada, tidak ada yang berani menempati, semua pada pergi," tambah Lek Tun.
"Kalau sosok makhluk halus ada berbagai macam, yang pasti sosok perempuan yang sering saya dengar, kalau lainnya saya kurang tahu," jelasnya.
Bangunan terbengkalai tersebut sebenarnya dari segi arsitektur sangat megah.
Pasalnya, bangunan sangat luas dan besar, memiliki dua tingkat, dan desain arsitektur bangunan terlihat rapi dan mewah serta sedikit khas Eropa.
Namun, hal itu tidak membuat kesan angker bangunan berkurang.
Dari luar, bangunan itu sudah ditutup pager besi yang tinggi, sehingga akses untuk masuk juga sulit.
Namun dari celah pagar, terlihat rumput-rumput tinggi sudah memenuhi halaman bangunan itu yang bisa diasumsikan bahwa bangunan itu tidak terawat alias terbengkalai. (mg3/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro