Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Misteri Kembang Kantil dalam Pemilu 2024 Daerah Sragen, Disebut Dimaksudkan Menakklukkan Hati Pemilih

Ahmad Khairudin • Minggu, 24 Maret 2024 | 04:22 WIB
Bunga kantil yang diduga menyimpan misteri dan digunakan dalam berpolitik pada Pemilu 2024 lalu. (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)
Bunga kantil yang diduga menyimpan misteri dan digunakan dalam berpolitik pada Pemilu 2024 lalu. (AHMAD KHAIRUDIN/ RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM – Bunga kantil memang selama dipercaya punya kekutan misteri sehingga digunakan sebagai media dalam melancarkan keinginan, tak terkecuali dalam hal politik.

Fenomena penggunaan bunga kantil sebagai jalur gaib dalam berpolitik ini kiranya terlihat di Kabupaten Sragen pada saat menjelang kampanye pemilu anggota legislatif yang lalu.

Pada saat itu, sejumlah kantor desa di Kecamatan Sambungmacan dikirimi bungkusan bunga kantil dan sejumlah bunga lainnya.

Hal tersebut membuat heboh dan banyak warga yang berasumsi ada maksud tertentu dari calon anggota legislatif (caleg) atau tim suksesnya.

Lantas, situasi tersebut banyak ditafsirkan berbagai pendapat oleh warga.

Namun banyak yang mengaitkan dengan situasi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Apalagi, saat itu memasuki masa-masa pemilihan calon anggota legislatif dan pemilihan presiden.

Sebagian warga menganggap hal tersebut sebagai aksi teror mistis menjelang pemilu.

Namun ada juga yang berpendapat bahwa maksud dan tujuannya mengirim bunga di balai desa itu baik.

Tujuan baik tersebut misalnya, agar diberi keselamatan, perlindungan dan semacamnya.

Dilansir dari Radar Solo, bunga kantil punya makna yang sakral dan banyak digunakan dalam upacara adat.

Terlebih kembang Kantil selalu digunakan di berbagai upacara adat, mulai dari pernikahan hingga pemakaman.

Di antaranya kekuatan misteri bunga kantil yakni melindungi manusia dari gangguan makhluk halus.

Tidak hanya itu, bunga kantil dipercaya menjadi perantara untuk memikat lawan jenis atau pengasihan.

Kembang itu kerap digunakan dalam ritual klenik, seperti membuat orang menjadi jatuh cinta atau menjatuhkan dukungannya.

Terkait fenomena tersebut, Anggota DPRD Sragen dari dapil Sambungmacan, Gondang, Sambirejo Suyanto tidak heran dengan adanya bunga ditebar di kantor desa.

Legislator yang dikenal juga mendalami ilmu spiritual ini tidak mau menyebutkan orang yang diduga meletakkan bunga tersebut.

Namun, dia menyebutkan pada dasarnya diharapkan tokoh atau orang yang ditargetkan menjadi menurut pada yang memberi.

”Jadi misal ada rumah yang ditarget, agar penghuni rumah nurut sama yang memberi itu,” terangnya.

Jika yang disasar adalah kantor balai desa, tentu yang diharapkan agar kades setempat yang punya pendukung jadi mengikutinya.

Dia menyampaikan, penggunaan metode gaib seperti itu tidak terlalu santer untuk pilihan anggota DPRD.

Namun, untuk pilihan lurah/kades hampir pasti ada upaya menggunakan bantuan jalur misteri tersebut.

”Kalau pilihan lurah hampir pasti ada yang pakai itu, Kalau caleg baru kali ini yang saya tahu,” terangnya..

Suyanto menyampaikan terkait khasiat atau kemanjuran media tersebut tergantung pada pihak yang dikirimi bunga.

Mereka merasa diguna-guna atau justru biasa saja, tidak merasa terganggu.

”Kalau yang dituju itu merasa diguna-guna, ya tentu terganggu. Kalau biasa saja ya tidak ada yang dirugikan," jelasnya..

Lantas pihaknya juga menyampaikan jika menimbulkan daya tarik, tentu ada penawar yang bisa membuat daya tolak.

Suyanto sendiri menepis menggunakan cara-cara tersebut karena menurutnya aksi seperti itu digunakan oleh orang kurang kerjaan.

Dia pun menuturkan sudah mendapatkan banyak suara tanpa menggunakan metode misteri seperti bunga kantil itu.

”Kalau saya nggak usah pakai itu, kurang gawean. Ini juga sudah banyak yang pilih,” ujar Suyanto. (din/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#Pemilu 2024 #sragen #misteri #bunga kantil