Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Menakjubkan! Sukadi, Seorang Pengusaha Gamelan yang Telah Bergelut dengan Dunia Kesenian Sejak Umur 12 Tahun

Nindia Aprilia • Sabtu, 9 Maret 2024 | 03:42 WIB
Salah satu karyawan Sukadi yang sedang mengerjakan finishing Gamelan.
Salah satu karyawan Sukadi yang sedang mengerjakan finishing Gamelan.

SOLOBALAPAN.COM - Agar kebudayaan asli Indonesia tetap terjaga dan pastinya tidak punah, Sukadi (62) pengusaha gamelan bertekad untuk melestarikan salah satu alat tradisional Jawa dengan cara membuat usaha gamelan.

Sedari kecil, Sukadi sudah tak jauh dari dunia kesenian ini. Bahkan dirinya telah belajar untuk produksi gamelan sejak usia 12 tahun.

Mulanya sukadi bekerja sebagai karyawan pembuatan gamelan. Hingga hal ini membuatnya memulai untuk merintis usaha gamelannya sejak tahun 1985.

Setelah itu dirinya diajak untuk bekerja di kerajinan Gamelan Balai Agung yang kemudian saat ini menjadi lokasi finishing gamelannya.

Setelah pemilik usaha Kerajinan gamelan Balai Agung ini meninggal, Sukadi kemudian meneruskan usahanya.

Ia tidak menggunakan media sosial untuk mempromosikan kerajinan gamelannya. Hal ini dikarenakan Kerajinan Gamelan Balai Agung ini, sudah memiliki nama sejak lama.

Maka dari itu, orang-orang yang telah mengenal gamelan ini akan langsung datang ke lokasi untuk membelinya.

Kerajinan Gamelan Balai Agung ini berada di dekat alun-alun utara, tepatnya di Jalan Pakoe Boewono, Kedung Lumbu, Kecamaran Pasar Kliwon, Kota Solo.

Pembuatan Gamelan ini dilakukan di rumah Sukadi tepatnya berada di desa Bekonang, kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, tetapi finishingnya dilakukan di Balai Agung, yaitu tokonya yang berada dekat Alun-alun Utara.

Bahan dasar pembuatan Gamelan Sukadi ini menggunakan besi, tetapi sebelum pandemi ia sempat menggunakan bahan perunggu dan kuningan.

"Kalo sekarang cuma pakai besi, tapi kalo dulu menggunakan perunggu dan kuningan. Karena sekarang perunggu dan kuningan sepi pembeli, " jelas Sukadi pengrajin Gamelan.

Sedangkan untuk kayu yang digunakan oleh sukadi yakni kayu jati, nangka, dan juga mahoni. (mg4/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#usaha #Balai Agung #alat #gamelan #solo