Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Misteri Makam Jabang Bayen di Baluwarti Solo, Konon Bisa Berikan Kesembuhan Bagi Orang yang Nyekar

Reinaldo Suryo Negoro • Jumat, 8 Maret 2024 | 03:21 WIB
Makam Jabang Bayen disebut-sebut menyimpan sejumlah misteri seperti kemampuan dalam menyembuhkan penyakit (DOK.PRIBADI/ CINTIA YULIANI)
Makam Jabang Bayen disebut-sebut menyimpan sejumlah misteri seperti kemampuan dalam menyembuhkan penyakit (DOK.PRIBADI/ CINTIA YULIANI)

SOLOBALAPAN.COM - Saat melintas di pertigaan Jalan Baluwarti, Kecamatan Ps. Kliwon, Kota Surakarta kemungkinan perhatian akan tertuju pada sebuah makam yang letaknya tidak biasa.

Pasalnya, makam tersebut berada di tengah-tengah pertigaan jalan.

Diketahui, itu adalah Makam Jabang Bayen yang sudah ada lebih dari 100 tahun lalu alias seabad dan menyimpan sejumlah misteri.

Awal mula makam Jabang Bayen ini ada, karena dahulu terdapat Sungai Larangan.

Satu persatu bayi tersebut hanyut di sungai ini.

Bayi-bayi tersebut lalu dimakamkan di ujung sungai Larangan oleh para warga sekitar.

Ujung Sungai Larangan itu yang sekarang menjadi jalan raya berada di tengah-tengah pertigaan jalan Baluwarti, Kecamatan Ps. Kliwon, Kota Surakarta.

"Dulu ada bayi yang hanyut di sungai ini (Sungai Larangan)," jelas warga sekitar yang bernama Hartati (72).

"Tapi sekarang udah ngga ada sungainya, terus beberapa bulan lagi, ada lagi," jelasnya pada Rabu (6/3).

Menurut penjelasan Hartati, Makam Jabang Bayen itu dulunya terdapat tiga bayi yang hanyut di sungai Larangan ini.

Tiga bayi tersebut terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki.

Dua perempuan tersebut bernama Mbok Ro Kasih dan Mbok Ro Setu.

Sedangkan, bayi laki-laki itu bernama Raden Bagus Kintir.

Warga sekitar tahu informasi nama tiga bayi tersebut, karena ada salah satu warga yang kesurupan arwah Mbok Ro kasih.

Lalu mbok Ro Kasih memberi tahu nama-nama ketiga bayi tersebut.

"Dulu ada warga sini kesurupan arwahnya Mbok Ro Kasih," lanjut Hartati.

"Kita tahu nama-nama tiga bayi itu ya karena dulu Mbok Ro Kasih masuk ke tubuh warga sini, tapi sekarang ngga pernah," jelasnya.

"Yang kemasukkan arwah Mbok Ro Kasih bernama Amung, warga sekitar Makam Jabang Bayen ini," ujarnya.

Amung sering mengalami mimpi tentang ketiga bayi tersebut.

Pada saat dia masih hidup, dia menaruh kembang Setaman di Makam Jabang Bayen.

Selain itu, Makam Jabang Bayen diyakini menyimpan misteri berupa kemampuan bisa memberi kesembuhan penyakit jika orang tersebut nyekar atau menabur bunga di makam tersebut.

Terkadang ada beberapa orang yang datang ke makam tersebut untuk meminta kesembuhan penyakit yang dideritanya.

"Kalo keluarganya sakit, ada yang bilang harus nyekar di makam ini, dengan membawa sajen," jelasnya.

Namun, sekarang Mbok Ro Kasih sudah tidak pernah masuk ke dalam tubuh warga sekitar.

Warga sekitar mempercayai bahwa, sekarang tiga bayi tersebut menjaga kampung Baluwarti.

"Mereka malah njaga kampung sini, kalo malam kendaraan di luar semua ada 50-an kendaraan, tapi aman saja, ngga ada yang mencuri," tambahnya.

Walaupun arwah Mbok Ro Kasih tersebut sudah tidak memasuki tubuh warga sekitar, tetapi masih ada warga sekitar yang melihat penampakan mereka.

"Di rumah anak saya biasanya lihat arwah Mbok Ro Kasih rambutnya panjang, bajunya putih, tapi ngga ganggu," jelas Hartati. (mg4/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#nyekar #makam jabang bayen #baluwarti #misteri #kesembuhan #solo