Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Digelar Kemarin, Gelaran Ketoprak 'Pedhut Mataram' Sukses Pukau Penonton di Studio RRI Solo

Reinaldo Suryo Negoro • Rabu, 28 Februari 2024 | 19:42 WIB
Pertunjukan Ketoprak Pedhut Mataram di RRI Surakarta (DOK.PRIBADI/ RIDA FAMILA)
Pertunjukan Ketoprak Pedhut Mataram di RRI Surakarta (DOK.PRIBADI/ RIDA FAMILA)

SOLOBALAPAN.COM – RRI Solo kembali menghadirkan pagelaran ketoprak yang memukau pada Selasa (27/2) malam.

Ketoprak merupakan salah satu bentuk seni budaya Jawa yang kaya akan nilai-nilai luhur.

Di RRI Surakarta, pentas ketoprak rutin diadakan setiap Selasa minggu keempat di Studio Mangoenkoesoemo. Pentas ini gratis dan terbuka untuk umum.

Untuk Selasa ini, pentas ketoprak yang digelar diketahui bertajuk "Pedhut Mataram".

ini sukses menghibur para penonton di Studio Mangoenkoesoemo dengan cerita yang menarik dan penuh makna.

Disutradarai oleh Ki. Ng. Edy Silitiono, S. Sn., M. Hum., "Pedhut Mataram" menceritakan kisah perebutan tahta Mataram pasca wafatnya Sultan Agung.

Lakon ini dikemas dengan apik memadukan unsur sejarah, komedi, dan drama, sehingga mampu memikat perhatian para penonton dari berbagai usia.

Para seniman RRI Surakarta berkolaborasi dengan seniman Solo, Teater Vidya, dan komunitas BoCah CS dalam pentas ini.

Widiyati Nur Hasanah, salah satu pemain yang memerankan Selir Sida Mukti, mengaku tertantang dengan peran centilnya yang bertolak belakang dengan kepribadiannya.

"Persiapannya cukup singkat, hanya 3 hari latihan. Tantangannya harus bisa mengolah mimik dan gestur menjadi lebih centil. Jadi agak kurang PD," ungkap Widi.

Meskipun begitu, Widi dan para pemain lainnya berhasil membawakan peran mereka dengan penuh semangat dan totalitas.

Penonton pun terhibur dengan aksi kocak dan dialog jenaka yang disuguhkan.

RRI ingin terus melestarikan budaya ini dengan menghadirkan pentas ketoprak secara rutin,

Pentas ketoprak RRI Surakarta merupakan salah satu contoh upaya pelestarian budaya Jawa yang patut diapresiasi.

Pentas ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi dan nilai-nilai luhur kepada masyarakat. (mg2/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#pedhut mataram #rri #ketoprak #solo