Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Digunakan Keluarga Keraton Solo untuk Meditasi, Gedung Eks Kawedanan Karangpandan Simpan Misteri yang Bikin Penjaga Tak Kerasan dan Sakit-sakitan

Rudi Hartono RS • Minggu, 11 Februari 2024 | 17:32 WIB
DIKELOLA POKDARWIS: Gedung eks Kawedanan Karangpandan di Kampung Klatak, Desa/Kecamatan Karangpandan, Karanganyar.  (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
DIKELOLA POKDARWIS: Gedung eks Kawedanan Karangpandan di Kampung Klatak, Desa/Kecamatan Karangpandan, Karanganyar. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM -  Tidak jauh dari Kota Solo, terdapat gedung eks kantor Kawedanan Karangpandan yang menyimpan sejarah dan misteri yang kiranya berhubungan dengan Keraton Kasunanan Surakarta

Gedung itu sendiri merupakan salah satu bangunan rumah khas zaman penjajahan Belanda yang terletak di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. 

Gedung eks kantor Kawedanan Karangpandan diketahuii berfungsi sebagai kantor pembantu bupati di masa pemerintahan Hindia-Belanda.

Kewedanaan atau distrik, merupakan wilayah administrasi pemerintahan yang berada di bawah kabupaten dan di atas kecamatan.

Sedangkan bentuk dari wilayah tersebut, berlaku pada masa Hindia-Belanda hingga beberapa tahun setelah Indonesia merdeka.

Pada masa penjajahan Hindia-Belanda, berdasar buku karya Rijksblad Mangkoenegaran pada 1923, Kabupaten Karanganyar dibagi menjadi tiga wilayah kawedanan.

Tiga wilayah yang dimaksud adalah Kawedanan Karanganyar, Karangpandan, dan Jumapolo.

Gedung Kawedanan Karangpandan menjadi salah satu bangunan yang masih dikenal masyarakat hingga saat ini.

Tidak bersejarah, gedung ini juga kaya akan cerita mistis.

Dilansir dari Radar Solo, salah seorang penjaga gedung eks Kawedanan Karangpandan yang bernama Gunawan alias pak Cilok menuturkan beberapa kisah misteri tentang bangunan itu. 

Dikatakannya, meskipun hanya segelintir masyarakat saja yang mengetahui sosok makhluk halus yang menampakkan diri di sana.

“Gedung ini dibangun pada 1917. Banyak cerita mistis yang beredar di masyarakat,” kata Gunawan pada Sabtu (10/2).

Gunawan menambahkan, orang yang berani tidur di dalam bangunan sering dipindah oleh makhluk halus.

“Memang dulu ceritanya seperti itu. Mitos itu memang ada. Kadang orang tidur di dalam rumah, dipindah ke luar di dekat masjid,” imbuhnya.

Begitu pula sebaliknya, terkadang jika ada orang yang tidur di dalam masjid, dipindah makhluk halus ke dalam gedung eks kawedanan.

Bahkan saking angkernya, Gunawan yang tinggal bersama adiknya mengaku sempat tidak kerasan.

“Setahun tinggal di sini, sempat ada niat pindah. Tidak nyaman," beber Gunawan yang dipercaya menjaga gedung eks kawedanan sejak 2013 itu.

Tapi karena dipercaya menjaga dan sudah melihat banyak hal gaib di sini, akhirnya ya kerasan juga,” jelasnya.

Setelah dua tahun tinggal di gedung eks kawedanan, Gunawan dan adiknya sering sakit-sakitan.

“Suatu malam saya bermimpi, dapat petunjuk untuk terus menjaga gedung ini. Akhirnya saya pasrah dan tinggal sampai sekarang,” ujar pria yang kesehariannya jualan cilok tersebut.

Diakui Gunawan, gedung ini sering didatangi paranormal untuk bermeditasi.

Tidak cuma paranormal, ada juga sejumlah keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang bermeditasi di salah satu kamar.

“Belum lama ini datang untuk meditasi. Pulangnya mereka membawa sebuah batu cincin,” terangnya.

Ditanya sosok penunggu gedung eks Kawedanan Karangpandan, Gunawan mengaku pernah melihat perempuan mengenakan kemben Jawa.

“Saya sudah terbiasa. Ya karena gedung ini dulunya digunakan untuk abdi dalem keraton,” bebernya.

Dulu, gedung eks Kawedanan Karangpandan pernah direhab warga dan pemerintah.

Saat itu warga menanam pohon bunga kantil.

Namun, beberapa hal yang menambah aura mistis bangunan ini adalah keberadaan salah satu pohon kantil di salah satu sudut kompleks bangunan.

Pohon ini disebut-sebut beda dengan yang ditanam warga.

Di halaman gedung, juga terdapat sebuah sumur dan batu yang dianggap keramat oleh warga.

Air sumur itu biasanya sering digunakan pengunjung untuk membersihkan diri.

Sedangkan, batunya dipakai untuk tempat meditasi dan meletakkan sesaji. (rud/fer/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#karangpandan #sejarah #Keraton #Kawedanan #misteri #solo