SOLOBALAPAN.COM - Rara dan Aby telah melangsungkan akad di Tanaman restaurant - Desa Potato Bali. Pernikahan ini terbilang nyentrik dan unik karena pengantin yang menggunakan Gaya Pop Culture dengan memadukan budaya lokal.
Gaya pop culture sendiri merupakan budaya yang menjadi trend di masyarakat dan diikuti oleh banyak orang. Pernikahan unik ini menjadi inspirasi bagi calon pengantin diluar sana.
Kedua pengantin ini menyukai gaya korea sehingga dalam pernikahanya memadukan budaya korea dan lokal. Hal ini bisa terlihat dari make up simpel yang digunakan oleh pengantin. Tentunya juga hanya mengenakan hairdo yang simpel tanpa konde seperti pengantin dengan adat Jawa.
Namun disini penganti menggunakan kebaya yang merupakan pakaian wanita di Jawa. pengantin juga memilih kebaya panjang dengan bahan lace dan tanpa payet sedikitpun.
Selain itu pengantin laki-laki mengenakan beskap yang telah dimodifikasi sehingga nampak modern. Pengantin ini kompak mengenakan bawahan kain yang sama, yaitu kain khas Makassar.
dalam pernikahan ini mereka yang mengusung tema Pop Culture dan lebih ke Korean-Korean maka juga harus memperhatikan warnanya.
Dilansir dari instagram @weddingku, warna yang dipakai adalah warna yang cenderung ke warna vibran atau yang pop up. Warna itu seperti pink dan biru.
kedua warna tersebut bisa dinetralkan dengan warna hijau dan putih. Selain itu juga juga ada tambahan elemen warna emas yang merupakan corak budaya di indonesia. Warna ini juga memiliki kesan elegan.
Yang unik dari dekorasi akad ini yaitu memadukan tradisi Jawa dengan warna diatas. Dekorasi yang dinampakkan yaitu instalasi janur duduk yang berwarna pink. Tentunya ini terkesan nyentrik dan beda dari yang lain.
Selain janur pink juga ada roncean bunga melati, taplak anyaman, dan ada daun raksaksa yang terbuat dari anyaman daun kelapa.
Rangkaian bunga estetik dan modern juga disiapkan disana, mengingatkan pada pernikahan ala Korea yang fresh dan estetik.
Seserahan yang digunakan pada akad juga dihias dengan sangat estetik, seserahan ini berisikan cincin dan juga alat sholat yang sudah ditata dan dihiasi dengan anyaman daun serta ditambah dengan bunga dan kerang.
Wow pernikahan yang sangat menarik untuk dijadikan inspirasi pernikahan. Dan tentunya masih mengedepankan kebudayaan lokal tanpa harus menghilangkan keinginan untuk menikah ala Korea-Koreaan. (nda)
Editor : Nindia Aprilia