SOLOBALAPAN.COM - Kecantikan riasan paes solo putri menjadi impian banyak orang saat menlangsungkan pernikahan.
Riasan kepala yang elegan dipadukan dengan pakaian bludru membuat aura pengantin makin keluar. Selain bisa dipadukan dengan kebaya, ternyata riasan solo putri juga bisa dipadukan dengan basahan.
Penggunaan bunga melati yang menghiasi kepala pengantin, menambah cantiknya riasan solo putri.
Tentunyaa semakin berkembangnya zaman, riasan solo putri ini sudah bisa dikombinasikan dengan hijab. Tidak sedikit pengantin hijab yang memilih untuk menggunkan paes solo putri.
Bedanya ada yang memilih untuk memakai paes solo putri hijab atau masih berbentuk paes solo putri namun mengenakan hijab. Biasanya pengantin mengenakan hijab namun tidak akan nampak kalau berhijab.
Dibalik kecantikan paes solo putri ternyata menyimpan makna yang mendalam, seperti yang dilansir dari indonesia.go.id berikut ini:
Penunggul atau Gajahan
Bagian ini memiliki makna agar wanita selalu dihormati dan ditinggikan derajatnya, menjadi harapan bagi pengantin agar menjadi pasangan yang sempurna nantinya.
Pengapit
Simbol ini memiliki arti agar pengantin nantinya memiliki jalan yang lurus dan tidak ada rintangan dalam rumah tangganya
Penitis
Ini memiliki arti bahwa dalam rumah tangga harus memiliki tujuan dan sasaran yang tepat seperti saat mengatur keuangan dalam rumah tangga.
Godheg
Memiliki makna agar pengantin nantinya tidak gegabah dan terburu buru saat mengambil keputusan. Dengan ini pengantin harus mengintropeksi diri mereka masing-masing.
Makna mendalam dalam paes solo putri sebenarnya menjadi doa bagi pengantin, setiap kebudayaan yang ada di jawa memiliki makna baik yang akan menjadi jalan doa untuk keberlangsungan kehidupan pengantin setelahnya. (nda)
Editor : Nindia Aprilia