Evolty SMA Batik 1 Bawa Semangat Menenun Batik ke Panggung DBL Solo

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 09:07 WIB
SMA Batik 1 Surakarta mengawali kiprahnya di DBL 2026 Central Java-South Series Kota Solo, menaklukkan MAN 1 Solo di GOR Sritex Arena Selasa (29/9/2026). (Muh Ihsan/solobalapan.com)
SMA Batik 1 Surakarta mengawali kiprahnya di DBL 2026 Central Java-South Series Kota Solo, menaklukkan MAN 1 Solo di GOR Sritex Arena Selasa (29/9/2026). (Muh Ihsan/solobalapan.com)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – SMA Batik 1 Surakarta mengawali kiprahnya di DBL 2026 Central Java-South Series Kota Solo dengan kemenangan. Menghadapi MAN 1 Surakarta di GOR Sritex Arena, Selasa (29/9/2026), tim basket SMA Batik 1 Surakarta menang dengan skor 28-22.

Namun, pertandingan tersebut bukan satu-satunya sajian yang mencuri perhatian penonton. Di sela pergantian kuarter, Evolty, dance team SMA Batik 1 Surakarta, turut tampil di tengah arena dengan koreografi yang telah dipersiapkan.

Penampilan kali ini terasa berbeda. Evolty tak sekadar menyuguhkan gerakan energik, tetapi juga membawa identitas SMA Batik 1 Surakarta melalui konsep menenun batik.

Kapten Evolty SMA Batik 1 Surakarta, Ratu Audrey Aurelia Ganieta, mengatakan konsep tersebut menjadi cara tim menerjemahkan perjuangan dan proses pembuatan batik ke dalam sebuah pertunjukan dance.

“Kami mengekspresikan tentang menenun batik. Jadi, perjuangan batik itu kami ekspresikan dalam performa kami,” ujar Audrey.

Baca Juga: Bukan Cuma Model, I Gede Aiswarya Juara 3 Mister International 2026 Ternyata Insinyur dan Inovator

Tak Mudah Hadirkan Karakter Batik Lewat Dance

Membawa karakter batik ke dalam sebuah koreografi bukan perkara mudah. Evolty harus menerjemahkan karakter batik, khususnya kesan elegan, ke dalam gerakan tubuh dan ekspresi para dancer.

Audrey mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana membuat karakter tersebut bisa terlihat secara natural ketika mereka tampil di hadapan penonton.

“Kesulitan kami sebenarnya bagaimana meragakan batiknya, seperti elegannya. Senyumnya, semuanya itu,” jelasnya.

Konsep tersebut menjadi bagian dari persiapan Evolty sebelum tampil di panggung DBL. Berbagai latihan dilakukan agar gerakan dan ekspresi yang ditampilkan dapat menyatu dengan tema yang mereka usung.

Setelah seluruh rangkaian penampilan dilewati, Audrey mengaku cukup puas dengan hasil yang ditampilkan bersama rekan-rekannya.

“Kami puas, sudah puas. Alhamdulillah,” katanya.

Meski telah membocorkan konsep yang dibawa pada penampilan kali ini, Evolty masih menyimpan kejutan untuk penampilan berikutnya.

Audrey memilih merahasiakan materi yang tengah dipersiapkan timnya. Ia hanya memberikan sedikit petunjuk bahwa konsep tersebut masih menjadi rahasia.

“Kalau untuk selanjutnya itu spoiler. Jangan spoiler. Secret, secret ini,” ucap Audrey sembari tersenyum.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini 6 Fenomena Langit yang Bisa Disaksikan pada Oktober 2026

Bagi Evolty, panggung DBL bukan sekadar tempat untuk menampilkan koreografi. Arena pertandingan juga menjadi ruang bagi mereka untuk membawa identitas SMA Batik 1 Surakarta melalui seni gerak.

Semangat mengenalkan dan menghidupkan batik pun tak hanya ditampilkan melalui nama sekolah, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan dance yang hadir di tengah kemeriahan DBL 2026 Central Java-South Series Kota Solo. (hj/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
dbl indonesia DBL 2026 Solo SMA Batik 1 Solo dance team SMA Batik 1 Solo man 1 solo