Debut di Asian Games Langsung Medali, Ini Sosok Luluk Diana yang Bawa Pulang Perunggu

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 07:39 WIB
Luluk Diana Tri Wijayana sukses meraih medali perunggu pada debutnya di Asian Games 2026. Lifter asal Pacitan itu mencatat total angkatan 191 kilogram di kelas 49 kg putri.(Jawa pos)
Luluk Diana Tri Wijayana sukses meraih medali perunggu pada debutnya di Asian Games 2026. Lifter asal Pacitan itu mencatat total angkatan 191 kilogram di kelas 49 kg putri.(Jawa pos)

SOLOBALAPAN.COM - Nama Luluk Diana Tri Wijayana ikut menjadi perhatian setelah berhasil membawa pulang medali perunggu dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Lifter putri Indonesia itu naik podium setelah tampil di kelas 49 kilogram putri di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Rabu (23/9/2026).

Yang membuat pencapaian tersebut semakin menarik, Asian Games 2026 merupakan debut Luluk di ajang olahraga terbesar di Asia. Pada penampilan perdananya, atlet asal Punung, Pacitan, Jawa Timur, itu langsung mengamankan medali untuk Indonesia.

Baca Juga: Tak Hanya Segar, Ini 5 Manfaat Mengonsumsi Yoghurt Secara Rutin untuk Kesehatan Tubuh

Luluk mencatat total angkatan 191 kilogram. Angka tersebut berasal dari snatch 88 kilogram dan clean and jerk 103 kilogram. Raihan itu menempatkannya di posisi ketiga di belakang Ri Song-gum dari Korea Utara yang mengangkat total 215 kilogram dan Saikhom Mirabai Chanu dari India dengan total 198 kilogram.

Bukan Prestasi Pertama

Meski baru debut di Asian Games, Luluk sebenarnya sudah cukup lama berkompetisi di level internasional.

Kementerian Pemuda dan Olahraga mencatat Luluk sebagai atlet elit regional dari cabang angkat besi. Dalam catatan tersebut, Luluk tercatat meraih peringkat pertama pada SEA Games 2025 di Thailand.

Pada SEA Games 2025, Luluk turun di kelas 48 kilogram putri dan berhasil membawa pulang medali emas. Ia mencatat total angkatan 184 kilogram, hasil dari snatch 84 kilogram dan clean and jerk 100 kilogram.

Hasil tersebut menjadi salah satu capaian penting sebelum dirinya tampil di Asian Games 2026.

Luluk juga pernah mencatat prestasi di level junior dunia. Pada Kejuaraan Dunia Junior 2025 di Lima, Peru, ia berhasil meraih medali emas pada nomor snatch dengan angkatan 81 kilogram. Namun, Luluk tidak berhasil mencatat total angkatan setelah tiga percobaan clean and jerk-nya tidak berhasil.

Baca Juga: Biodata Yulia Rachman, Mantan Istri Demian Aditya yang Pilih Hijrah dan Tinggalkan Dunia Hiburan

Sempat Gagal, Luluk Bangkit di Angkatan Berikutnya

Perjalanan Luluk menuju medali perunggu di Asian Games juga tidak sepenuhnya mulus.

Pada sesi snatch, Luluk membuka penampilan dengan angkatan 83 kilogram. Ia kemudian menaikkannya menjadi 86 kilogram pada percobaan kedua dan berhasil menyelesaikan angkatan 88 kilogram pada percobaan ketiga.

Memasuki sesi clean and jerk, Luluk memilih beban 103 kilogram. Percobaan pertamanya belum berhasil, tetapi ia mampu menuntaskan beban yang sama pada kesempatan kedua.

Luluk kemudian mencoba mengangkat 107 kilogram pada percobaan ketiga. Namun, angkatan tersebut belum berhasil sehingga total angkatannya tetap 191 kilogram. Hasil itu sudah cukup untuk mengamankan posisi ketiga.

Baca Juga: Sebelum Jadi Sorotan karena Dugaan Kekerasan, Leo si Kucing Pengamen Blok M Pernah Viral karena Hal Ini

Usai pertandingan, Luluk mengakui masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dari penampilannya. Ia menyebut hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Dari Pacitan ke Panggung Asia

Luluk berasal dari Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Perjalanan prestasinya membuat namanya tidak hanya dikenal di lingkungan olahraga angkat besi, tetapi juga menjadi salah satu atlet yang membawa nama daerahnya ke kompetisi internasional.

Kemenpora mencatat Luluk sebagai atlet putri asal Jawa Timur yang berusia 21 tahun dalam data prestasi atlet elit. Ia kini juga tercatat sebagai mahasiswa Universitas Negeri Surabaya.

Medali perunggu di Asian Games 2026 pun menambah catatan prestasinya setelah sebelumnya meraih emas SEA Games 2025 dan medali emas pada nomor snatch di Kejuaraan Dunia Junior 2025.

Bagi Luluk, podium di Nagoya bukan hanya soal tambahan medali untuk Indonesia. Hasil tersebut menjadi capaian pertamanya di Asian Games sekaligus debut yang membuka perjalanan baru dalam kariernya di level Asia.

Setelah pertandingan, Luluk mengatakan masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki dalam latihan. Artinya, medali perunggu tersebut belum dianggap sebagai akhir perjalanan, melainkan bagian dari proses untuk tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya.(Lut)

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Berbagai Sumber
Asian Games 2026 luluk diana