SOLOBALAPAN.COM - Drama besar mewarnai race utama MotoGP Belanda 2026 di TT Circuit Assen.
Bukan hanya soal kemenangan mengejutkan Ai Ogura, sorotan juga tertuju pada pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia atau Pecco Bagnaia, yang harus mengakhiri balapan lebih cepat alias DNF (Did Not Finish).
Padahal, juara dunia dua kali itu sempat tampil menjanjikan dan terlibat duel sengit di barisan depan.
Namun, masalah teknis mendadak menghentikan langkahnya di tengah race. Situasi makin mengejutkan ketika Ducati tiba-tiba membatalkan seluruh agenda wawancara Pecco setelah balapan.
Lantas, apa sebenarnya yang terjadi?
Baca Juga: Dibanderol Rp19 Jutaan, Seberapa 'Musuh Pertamina' Honda BeAT 2026 yang Baru Meluncur?
Pecco Bagnaia Sempat Tampil Menjanjikan di Assen
Memulai balapan dari posisi kelima, Pecco langsung agresif sejak lampu start padam.
Ia berusaha menempel rombongan depan yang diisi rider-rider Aprilia dan juga rekan setimnya sendiri, Marc Marquez.
Pada lap ke-10 dari total 26 lap, Pecco sukses naik ke posisi empat usai menyalip Marc Marquez. Saat itu, ia tampak masih punya peluang untuk mengejar podium.
Namun, memasuki pertengahan balapan, performa motor Ducati Desmosedici GP26 miliknya mulai menunjukkan gejala tak normal.
Masalah Rem Jadi Penyebab Pecco DNF
Masalah utama ternyata ada pada sektor pengereman. Kondisi tersebut membuat Pecco kesulitan mengontrol motornya, terutama saat memasuki tikungan-tikungan cepat khas Assen.
"Tentu saja saya tidak menyangka akan mengakhiri akhir pekan dengan mundur," kata Bagnaia, seperti dikutip dari Crash.net.
Ia mengaku sebenarnya sangat optimistis sebelum race utama dimulai.
“Setelah Sprint, saya memiliki perasaan yang sangat positif menjelang balapan jarak penuh karena saya tahu kami bisa bersaing," sambungnya.
Pecco menjelaskan bahwa kendala mulai terasa saat balapan memasuki fase krusial.
“Start saya tidak terlalu buruk; saya mencoba untuk tetap berhubungan dengan para pemimpin (balapan) sejak awal dan merebut beberapa posisi sambil bertarung di dalam grup," ujar Bagnaia.
“ Tetapi saya tidak mengendarai motor seperti yang saya inginkan: saya kesulitan untuk memperlambat motor dan menghentikannya. Tepat setelah titik tengah, situasinya menjadi sangat sulit untuk dikelola - terlalu sulit untuk memikirkan melanjutkan balapan," imbuhnya.
Akhirnya, sekitar 10 lap tersisa, Pecco memutuskan masuk pit dan menyudahi balapan.
Ducati Mendadak Batalkan Agenda Media Pecco
Usai race, Ducati membuat pengumuman mengejutkan. Seluruh agenda media Pecco dibatalkan.
Pernyataan resmi tim membuat banyak pihak bertanya-tanya.
“Mengingat kabar gembira dan tak terduga yang kami terima pagi ini, seluruh agenda wawancara media Pecco hari ini dibatalkan. Dia sedang dalam perjalanan ke bandara untuk kembali ke Italia menemui KELUARGANYA secepat mungkin.”
Ternyata, kabar itu bukan soal cedera ataupun konflik internal tim.
Pecco Pulang karena Istrinya Melahirkan
Alasan sebenarnya jauh lebih membahagiakan. Pecco pulang ke Italia karena istrinya, Domizia Castagnini, melahirkan anak pertama mereka.
Momen ini bahkan sempat “dibocorkan” sebelum race dimulai. Kamera menyorot garasi Pecco yang berisi boneka, sepatu bayi warna biru, serta hadiah bertuliskan “Benvenuto!” atau “Selamat Datang!” dalam bahasa Italia.
Itu menjadi sinyal bahwa Pecco baru saja menyambut kelahiran anak laki-lakinya.
Pecco dan Domizia sendiri diketahui menikah pada Juli 2024. Selama beberapa waktu, keduanya memang cukup tertutup soal kehamilan pertama ini.
Klasemen MotoGP 2026: Posisi Pecco Makin Tertekan
DNF di Assen menjadi pukulan besar bagi Bagnaia. Tanpa tambahan poin, posisinya di klasemen semakin tertekan.
Sementara itu, kemenangan Ai Ogura membuat persaingan papan atas semakin panas. Jorge Martin juga mendapat keuntungan besar setelah finis podium dan kini mengambil alih puncak klasemen.
Top 5 klasemen sementara MotoGP 2026:
-
Jorge Martin — 193 poin
-
Marco Bezzecchi — 186 poin
-
Fabio Di Giannantonio — 177 poin
-
Ai Ogura — 168 poin
-
Marc Marquez — 153 poin
Bagi Pecco, hasil di Assen jelas mengecewakan secara kompetitif. Namun di sisi lain, akhir pekan ini juga menjadi salah satu momen paling berharga dalam hidupnya. (lz)
Editor : Laila Zakiya