SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pebalap andalan Trackhouse Racing, Ai Ogura, sukses keluar sebagai yang terbaik dalam gelaran utama (main race) MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026).
Melalui drama aksi saling salip yang menegangkan, Ogura berhasil memenangi duel sengit kontra rekan setimnya, Raul Fernandez, serta sang pemegang pole position, Jorge Martin.
Peta persaingan di Sirkuit Assen sebenarnya sudah memanas sejak sesi sprint race pada Sabtu (27/6), di mana Raul Fernandez keluar sebagai pemenang.
Baca Juga: Ketuk Palu! Mahkamah Agung Korea Selatan Resmi Bebaskan Oh Young-soo 'Squid Game'
Memasuki balapan utama pada Minggu sore, tensi tinggi langsung tersaji sejak lampu hijau menyala.
Jorge Martin yang memulai balapan dari posisi terdepan langsung melesat memimpin barisan. Ia ditempel ketat oleh duo pebalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez dan Ai Ogura, di peringkat kedua dan ketiga.
Sementara itu, nasib sial langsung menimpa Joan Mir yang harus menyudahi balapan lebih awal akibat kecelakaan di lap pertama.
Memasuki lap kedua, ketatnya persaingan membuat Marco Bezzecchi mengalami kecelakaan parah di tikungan dalam kecepatan tinggi hingga jatuh berguling-guling dan tidak bisa melanjutkan balapan.
Di sisi lain, Marc Marquez yang start dari posisi ketujuh sempat menyodok ke urutan keempat setelah memanfaatkan situasi.
Drama Barisan Tengah dan Masalah Motor
Baca Juga: Tragedi di Balik Keserakahan Manusia, Mengulas Novella Klasik 'The Pearl' Karya John Steinbeck
Hingga lap keenam, Jorge Martin masih nyaman memimpin jarak cukup jauh di depan, sementara Raul Fernandez terus memberikan tekanan konstan di posisi kedua.
Di kelompok belakangnya, terjadi perebutan posisi keempat yang melibatkan Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Francesco 'Pecco' Bagnaia.
Pedro Acosta sempat tampil impresif dengan menyalip Pecco dan Marquez untuk mengamankan posisi keempat. Namun pada lap kesembilan, Acosta melakukan kesalahan dengan melebar sehingga posisinya direbut kembali oleh Pecco Bagnaia.
Sial bagi Acosta, memasuki lap ke-13, ia terpaksa harus menepi dan menyudahi balapan karena mengalami masalah teknis pada motornya.
Nasib kurang beruntung juga menimpa Pecco Bagnaia. Sempat melesat ke posisi keempat usai menyalip Marc Marquez pada lap ke-10, motor Pecco mendadak bermasalah pada lap ke-15 yang membuatnya gagal finis (did not finish).
Kehilangan Pecco membuat jalannya perebutan posisi keempat kian memanas. Pada lap ke-21, terjadi insiden senggolan antara Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez.
Senggolan itu memaksa Marc melebar keluar lintasan. Meski tidak terjatuh, posisi Marc sempat melorot ke urutan ketujuh setelah dilewati oleh adiknya sendiri, Alex Marquez, serta Enea Bastianini.
Beruntung berkat mental juara, Marc Marquez berhasil bangkit untuk menyalip kembali Bastianini. Di Giannantonio yang dijatuhi hukuman long lap penalty akibat insiden tersebut memberikan keuntungan bagi duo Marquez (Marc dan Alex) untuk mengamankan posisi keempat dan kelima, meski Di Giannantonio sempat mencuri posisi kembali di akhir laga.
Baca Juga: Arti di Balik Kesepian dan Kegagalan Rencana Manusia dalam Karya Agung 'Of Mice and Men'
Sementara itu, performa luar biasa ditunjukkan Alex Marquez yang baru pulih dari cedera. Start dari posisi ke-12, ia perlahan tapi pasti merangsek naik hingga mampu finis di posisi kelima.
Kudeta Duo Trackhouse Racing di Lap Akhir
Drama sesungguhnya baru terjadi di barisan terdepan saat balapan menyisakan beberapa lap terakhir. Pada lap ke-16, Raul Fernandez memangkas jarak secara drastis dengan Jorge Martin hingga terpaut 0,3 detik saja.
Satu lap berselang, tepatnya pada lap ke-17, dominasi Jorge Martin runtuh. Raul Fernandez bersama Ai Ogura secara mengejutkan sukses melakukan manuver brilian untuk mengudeta Martin dari posisi pimpinan balap.
Duel internal tim satelit Trackhouse Racing akhirnya pecah pada lap ke-20. Ai Ogura yang tampil lebih agresif di sisa balapan berhasil mengambil alih posisi pertama dari tangan Raul Fernandez.
Hingga bendera chequered flag dikibarkan, posisi tidak berubah. Ai Ogura sukses mengunci gelar juara MotoGP Belanda 2026 dengan keunggulan margin 1,9 detik dari Raul Fernandez yang finis di posisi kedua, disusul Jorge Martin yang harus puas naik di podium ketiga. (an)