SUKOHARJO, SOLOBALAPAN.COM – Babak Championship Round Pro Futsal League 2 (PFL 2) musim 2025/2026 resmi berakhir di GOR Bung Karno Sukoharjo, Minggu (21/6/2026). Proton FC dan Hampton FC Surabaya keluar sebagai dua tim terbaik yang berhak melaju ke babak Final Pro Futsal League 2 2026.
Kepastian tiket ke partai puncak tersebut didapat setelah kedua tim sama-sama memetik kemenangan krusial pada laga pamungkas fase Championship Round. Proton FC sukses menumbangkan KLN Elite FC dengan skor 3-1, sementara Hampton FC Surabaya mengandaskan perlawanan ketat Maestro Solo dengan skor identik 3-1.
Dengan tambahan tiga poin ini, Proton FC kokoh di puncak klasemen akhir dengan raihan 7 poin. Hampton FC membuntuti di posisi runner-up dengan koleksi 6 poin. Sementara itu, langkah KLN Elite FC dan Maestro Solo harus terhenti di fase Final Four ini.
Baca Juga: Ujian Seni Tari PGSD FKIP UMS: Cetak Calon Guru SD Kreatif
Proton FC Tampil Dominan Sejak Awal Laga
Proton FC langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan saat menghadapi KLN Elite FC. Anak asuh Rio Pangestu tersebut memperagakan permainan agresif dan mengontrol penuh jalannya pertandingan.
Dominasi Proton FC akhirnya pecah pada menit ke-18 lewat gol Muhamad Dafa Erlangga. Hanya berselang satu menit, Muhamad Aldi Ramadhan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Reza Rizky Yana semakin memperlebar jarak menjadi 3-0 lewat golnya di menit ke-21. KLN Elite FC hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol Andika Ramadhan pada menit ke-34. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.
Pelatih kepala Proton FC, Rio Pangestu, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya yang tampil disiplin sepanjang laga penentu ini.
"Alhamdulillah pertandingan hari ini selesai dengan baik dan bagus. Semua pemain bermain bagus dan agresif. Terima kasih untuk staf, pemain, manajemen, dan semua yang sudah membantu sampai selesai semifinal ini," ujar Rio.
Rio mengingatkan anak asuhnya bahwa perjuangan belum selesai. Ia berharap performa tim bisa lebih maksimal di laga perebutan juara pekan depan.
Nada optimis juga dilontarkan pemain Proton FC, Erdi Ferdiansyah. Ia menyebut kemenangan ini adalah buah dari evaluasi pasca-hasil imbang melawan Maestro Solo di laga sebelumnya.
"Tentu saja pertandingan tadi sudah disiapkan sejak evaluasi kemarin. Tentunya untuk Hampton Surabaya, see you di final minggu depan," tantang Erdi.
Hampton FC Atasi Tekanan dan Andalkan Mental Juara
Di pertandingan lain, Hampton FC Surabaya juga sukses menyelesaikan misi mereka. Menghadapi wakil tuan rumah Solo Raya, Maestro Solo, tim asal Jawa Timur itu menang meyakinkan dengan skor 3-1.
Hampton FC membuka keunggulan cepat di menit ke-3 berkat gol bunuh diri kiper Maestro Solo, Andreas Budi Nugroho. Yoga Aditya kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-11.
Maestro Solo sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat aksi Moh Derik Cristianto di menit ke-18. Namun, Achmad Guntur Ramadhan mengunci kemenangan Hampton FC menjadi 3-1 lewat golnya di menit ke-35.
Pelatih kiper Hampton FC, Ghulam Zaky, mengapresiasi kerja keras skuadnya, meski ia mencatat masih ada beberapa poin yang harus dievaluasi.
"Alhamdulillah tim kita bisa menang dan insyaallah menuju ke partai final. Masih ada evaluasi buat pemain tentunya, karena beberapa pelanggaran tidak penting masih terjadi. Tapi saya sangat bersyukur," kata Ghulam.
Pemain Hampton FC, Catur S, menambahkan bahwa mentalitas menjadi kunci utama timnya keluar dari tekanan publik Sukoharjo yang mendukung Maestro Solo.
Baca Juga: Bedah Buku Billy Budd Sailor: Konflik Moral dan Hukum Militer Kaku
"Kita sempat tertekan, tapi alhamdulillah mulai muncul mental juaranya. Kita bisa mengatasi tekanan dan menambah keunggulan dengan tempo yang kita punya," pungkas Catur.
Dengan hasil ini, laga bertajuk Big Match antara Proton FC melawan Hampton FC Surabaya di Final Pro Futsal League 2 2026 dipastikan akan berjalan sengit. Kedua tim sama-sama berambisi menutup musim ini dengan mengangkat trofi juara. (hj/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto