SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, memetik pelajaran berharga usai dijatuhi hukuman long lap penalty pada gelaran Moto3 Hungaria 2026 yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026) lalu.
Akibat hukuman tersebut, langkah Veda untuk bersaing di barisan depan menjadi terhambat.
Memulai balapan dari posisi kesembilan, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu harus puas finis di urutan ke-16 dan gagal menambah poin.
Kronologi Insiden Kualifikasi Q2
Hukuman dari Race Direction tersebut berawal dari kesalahpahaman yang dialami Veda pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu (6/6/2026).
Saat hendak masuk ke pit lane, motor Veda sempat melebar ke area gravel sebelum akhirnya ia mencoba kembali masuk ke dalam lintasan.
Baca Juga: Sempat Crash di FP2 Moto3 Hungaria 2026, Begini Kondisi Terkini Veda Ega Pratama
Veda mengira para pembalap di belakangnya tengah melaju pelan karena kualifikasi sudah memasuki pertengahan sesi, momen di mana para pembalap biasanya kembali ke pit untuk mengganti ban.
Namun, ia tidak menyadari bahwa salah satu pembalap di belakangnya tengah melakukan hot lap (lap cepat).
“Saya kira biasanya pertengahan sesi rata-rata pada ganti ban. Saya kira mereka juga lagi pelan, jadi tidak begitu mengganggu. Terus di tikungan selanjutnya ternyata salah satu dari dua pembalap itu ada yang lagi kencang dan saya tidak mengetahuinya,” ujar Veda saat melakoni sesi wawancara di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan keterangan resmi MotoGP, Veda dijatuhi hukuman long lap penalty karena dinilai melambat dan mengganggu laju pembalap CODE Motorsports, Ruche Moodley, di tikungan 5 pada sesi Q2.
Rentetan Tantangan di Sirkuit Balaton Park
Hukuman penalti bukan satu-satunya ujian berat yang harus dihadapi oleh pembalap Honda Team Asia tersebut di Hungaria. Veda mengaku menghadapi banyak kendala teknis dan non-teknis sepanjang akhir pekan balapan:
-
Kecelakaan di FP2: Persiapan Veda terganggu setelah ia terjatuh di lap ketiga pada sesi latihan bebas kedua (FP2). Akibatnya, motor mengalami kerusakan dan ia kehilangan waktu berharga untuk melakukan simulasi balapan (long run).
-
Setelan Motor Belum Siap: Karena tidak sempat menyelesaikan simulasi race, setelan (setting-an) motor Veda menjadi kurang ideal untuk melakoni balapan utama.
-
Karakter Sirkuit dan Cuaca: Karakter Sirkuit Balaton Park yang memiliki banyak chicane (tikungan tajam ganda) menuntut adaptasi cepat, ditambah dengan kendala daya cengkeram (grip) motor yang kurang baik serta kondisi cuaca yang jauh lebih panas.
| Detail Performa Veda Ega | Moto3 Hungaria 2026 |
| Sirkuit | Balaton Park Circuit, Hungaria |
| Posisi Start | Peringkat ke-9 |
| Hukuman | Long Lap Penalty (Insiden dengan Ruche Moodley di Q2) |
| Posisi Finis | Peringkat ke-16 (Gagal Poin) |
| Poin Klasemen Saat Ini | 71 Poin |
| Posisi Klasemen Sementara | Peringkat ke-6 |
Fokus Proses Belajar di Musim Debut
Meskipun gagal membawa pulang poin dari Hungaria, posisi Veda Ega Pratama di tabel klasemen sementara Moto3 musim debutnya ini masih tergolong aman di papan atas. Veda saat ini bertengger di peringkat keenam dengan koleksi 71 poin.
Sebagai pembalap pendatang baru (rookie) di Kejuaraan Dunia Grand Prix, Veda menilai hasil minor di Hungaria merupakan bagian dari proses pendewasaan karier balapnya.
Ia memilih untuk tetap membumi dan fokus mengejar konsistensi finis di zona poin daripada terburu-buru menargetkan podium.
“Sekarang belajar saja untuk bisa konsisten di zona poin, bisa konsisten di depan. Mungkin podium itu bonus,” pungkas Veda optimistis.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo